Sumbarmaju,com— Pemerintah Kabupaten Agam memberikan penghargaan kepada perangkat daerah, unit kerja, dan nagari yang dinilai berhasil menghadirkan inovasi dalam penyelenggaraan pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat pada tahun 2026, di halaman kantor Bupati Agam, Kamis (01/10/2026).
Penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Pemerintah Kabupaten Agam terhadap kreativitas, dedikasi, dan komitmen para inovator dalam melahirkan berbagai terobosan yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekaligus mendukung peningkatan kualitas penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan daerah.
Berdasarkan daftar penerima Penghargaan Inovasi Tahun 2026, sejumlah perangkat daerah/unit kerja dan nagari masuk kategori Sangat Inovatif.
Pada kategori Perangkat Daerah, Dinas Perhubungan meraih peringkat terbaik I melalui inovasi SIAP LALIN (Sistem Informasi Absensi Petugas Lalu Lintas), Peringkat terbaik II diraih Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil melalui inovasi LAPAK DILA (Layanan Prima Administrasi Kependudukan dengan Integrasi Pengadilan Agama).
Sementara itu, Dinas Arsip dan Perpustakaan menempati peringkat terbaik III melalui inovasi MEKARSARI (Menyelamatkan Arsip Statis Nagari).
Untuk kategori kecamatan, Kecamatan IV Koto meraih peringkat terbaik I melalui inovasi KOALACAMPO (Koordinasi Ala Walinagari bersama Camat IV Koto), Kecamatan Malalak berada pada peringkat terbaik II dengan inovasi SICANTIK MALALAK (Sistem Catatan Administrasi Kependudukan Tingkat Kecamatan), sedangkan Kecamatan Ampek Angkek meraih peringkat terbaik II melalui inovasi SIKENA (Sistem Informasi Keuangan dan Administrasi Nagari Terintegrasi).
Pada kategori Unit Kerja, Puskesmas Bawan meraih peringkat terbaik I melalui inovasi SAYANG BAWAN (Sistem Aduan dan Layanan Cepat Perlindungan Anak dan Remaja oleh Puskesmas Bawan), Puskesmas Tiku meraih peringkat terbaik II melalui inovasi GERAH KIPAS (Gerakan Cegah Hamil dengan BerKB Pasca Nifas), Sedangkan Puskesmas Maninjau meraih peringkat terbaik III melalui inovasi SI KEREN (Sistem Konsultasi Registrasi Mobile JKN).
Sementara kategori Nagari, peringkat terbaik I diraih Nagari Kamang Tangah Anam Suku melalui inovasi KAKADU (Ketahanan Pangan Keluarga Terpadu), Peringkat terbaik II diraih Nagari Pasia Laweh melalui inovasi SADRI (Sekolah Dakwah Nagari), dan peringkat terbaik III diraih Nagari Ampang Gadang melalui inovasi PERKADIS (Perkampungan Didikan Subuh).
Bupati Agam, Ir H Benni Warlis Mm, Dt Tan Batuah, berharap penghargaan tersebut tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga menjadi motivasi bagi seluruh perangkat daerah, unit kerja, dan nagari untuk terus menciptakan inovasi yang berdampak, berkelanjutan, serta mampu menjawab kebutuhan masyarakat.
Selain penghargaan inovasi, Pemkab Agam juga memberikan perhatian terhadap prestasi generasi muda di bidang olahraga. Salah satunya melalui pemberian bonus sebesar Rp10 juta atas prestasi peringkat I tingkat nasional O2SN jenjang SMP tahun 2026 cabang olahraga pencak silat putri.
Capaian tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah dalam memberikan apresiasi terhadap prestasi dan inovasi, sekaligus mendorong masyarakat, aparatur, serta generasi muda Kabupaten Agam untuk terus menghasilkan karya dan prestasi yang membawa nama daerah ke tingkat yang lebih tinggi.-(Syafrianto)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar