SUMBARMAJU.COM | KOTA SOLOK — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok bersama Pemerintah Kota (Pemko) Solok terus mematangkan persiapan pelaksanaan Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-42 Tingkat Kota Solok.
Kegiatan keagamaan tersebut dijadwalkan berlangsung pada 14–17 November 2026, dengan berbagai agenda utama untuk memperkuat syiar Al-Qur’an di tengah masyarakat, Kamis (22/10/2026).
Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, bersama jajaran Pemko Solok mengikuti rapat koordinasi guna memantapkan teknis penyelenggaraan MTQ. Koordinasi ini menjadi langkah penting untuk menyatukan persepsi dan memastikan seluruh rangkaian kegiatan dapat terlaksana dengan tertib, lancar, dan sesuai rencana.
Pelaksanaan MTQ ke-42 akan dipusatkan di Lapangan Merdeka Kota Solok, dengan dukungan 11 venue tambahan yang memanfaatkan masjid dan sekolah di Kecamatan Tanjung Harapan. Kesiapan lokasi menjadi perhatian panitia agar kegiatan perlombaan maupun agenda pendukung dapat berlangsung secara optimal.
Sebanyak 13 kelurahan se-Kota Solok dipersiapkan untuk berpartisipasi dalam perhelatan keagamaan tersebut. Keterlibatan seluruh kelurahan diharapkan memperkuat semangat kebersamaan serta meningkatkan partisipasi masyarakat dalam menyemarakkan syiar Islam melalui Al-Qur’an.
Dalam persiapan MTQ kali ini, terdapat empat agenda besar yang menjadi perhatian utama, yakni pembukaan, wisuda tahfidz, penutupan, dan tabligh akbar. Keempat agenda tersebut dirancang untuk memberikan nilai lebih bagi penyelenggaraan MTQ, tidak hanya sebagai ajang perlombaan, tetapi juga sebagai sarana pembinaan kehidupan keagamaan.
Agenda pembukaan akan menjadi penanda dimulainya rangkaian kegiatan MTQ ke-42.
Momentum ini diharapkan membangkitkan semangat para peserta, pendamping, dan masyarakat untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan yang mengedepankan kecintaan terhadap kitab suci Al-Qur’an.
Wisuda tahfidz menjadi salah satu agenda yang memiliki makna penting dalam mendorong lahirnya generasi penghafal Al-Qur’an.
Penghargaan terhadap para tahfidz diharapkan mampu memotivasi generasi muda untuk terus meningkatkan hafalan, memahami kandungan Al-Qur’an, serta mengamalkan ajarannya dalam kehidupan sehari-hari.
Sementara itu, tabligh akbar diharapkan menjadi wadah untuk memperkuat pemahaman keislaman dan mempererat ukhuwah Islamiyah di tengah masyarakat.
Melalui kegiatan tersebut, pesan-pesan keagamaan dapat menjadi pengingat pentingnya menjadikan Al-Qur’an sebagai pedoman dalam membangun kehidupan yang harmonis.
Kemenag Kota Solok terus memperkuat kolaborasi dengan Pemko Solok dan Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ). Sinergi antarlembaga ini menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kesiapan teknis, penataan lokasi, serta kelancaran seluruh rangkaian kegiatan.
Persiapan MTQ juga diharapkan mampu memperkuat pembinaan generasi Qur’ani di Kota Solok. Selain mendorong kemampuan membaca Al-Qur’an secara baik dan benar, kegiatan ini menjadi momentum untuk menanamkan nilai-nilai keimanan, akhlak mulia, dan kecintaan terhadap ajaran Islam sejak dini.
Partisipasi 13 kelurahan menjadi bagian penting dalam menyukseskan kegiatan tersebut.
Dukungan pemerintah, lembaga keagamaan, peserta, pendamping, dan masyarakat diharapkan dapat menciptakan suasana MTQ yang semarak sekaligus memperkuat kebersamaan di tengah kehidupan masyarakat Kota Solok.
Dengan jadwal pelaksanaan pada 14–17 November 2026, pematangan persiapan terus dilakukan agar seluruh agenda dapat berjalan sesuai rencana.
Kesiapan venue, koordinasi teknis, dan dukungan berbagai pihak menjadi perhatian dalam mewujudkan penyelenggaraan MTQ yang tertib dan berkualitas.
Melalui MTQ ke-42 Tingkat Kota Solok, Kemenag, Pemko Solok, dan LPTQ diharapkan dapat terus memperkuat syiar Al-Qur’an serta mendorong masyarakat menjadikan nilai-nilai Al-Qur’an sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dengan demikian, MTQ bukan sekadar perlombaan, melainkan juga momentum membangun karakter generasi muda dan memperkokoh kehidupan religius di Kota Solok.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar