Sumbarmaju.com Polres Pasaman Barat. (Upaya meningkatkan disiplin berlalu lintas)- Kepolisian Resor (Polres) Pasaman Barat, Sumatera Barat mengingatkan pelajar agar meningkatkan disiplin berlalu-lintas serta menghindari tindak pidana yang sering melibat kalangan remaja, seperti praktik perjudian, keterlibatan aksi balap liar, hingga aksi tawuran antarpelajar.
"Hari ini kami sengaja mengunjungi SMA Negeri 1 Pasaman. Memberikan arahan dan mengingatkan pelajar agar menghindari perbuatan yang bisa merusak masa depan generasi harapan bangsa," kata Kepala Polres Pasaman Barat AKBP Agung Tribawanto di Simpang Empat, Senin.
Menurutnya pihaknya terus berkomitmen dalam membina generasi muda agar terhindar dari berbagai bentuk pelanggaran hukum dan kenakalan remaja.
Dia memberikan perhatian khusus terhadap disiplin berlalu lintas di kalangan pelajar yang dinilai masih memerlukan penanganan serius.
Ia menyoroti maraknya penggunaan kendaraan bermotor oleh siswa yang belum memiliki Surat Izin Mengemudi (SIM) serta penggunaan kelengkapan kendaraan yang tidak sesuai standar.
Dia mengajak seluruh siswa dan siswi SMA N 1 Pasaman untuk senantiasa menanamkan budaya tertib berlalu lintas sejak dini.
"Kami masih mendapati cukup banyak pelajar yang membawa kendaraan tanpa melengkapi SIM, tidak mengindahkan kelengkapan keselamatan, hingga menggunakan knalpot brong yang mengganggu ketertiban umum. Ingatlah bahwa aturan lalu lintas dibuat demi keselamatan adik-adik sendiri di jalan raya," ujar dia.
Selain masalah tertib lalu lintas, AKBP Agung Tribaanto juga memberikan peringatan keras terkait berbagai potensi tindak pidana yang sering melibat kalangan remaja, seperti praktik perjudian, keterlibatan aksi balap liar, hingga aksi tawuran antarpelajar.
Menurutnya, tindakan tersebut tidak hanya merusak masa depan, tetapi juga membawa konsekuensi hukum yang sangat merugikan diri sendiri maupun keluarga.
"Hindari seluruh perbuatan yang mengarah pada tindak pidana, baik itu judi, balap liar, maupun tawuran. Sekali adik-adik terjerat kasus hukum, masa depan yang sedang dipupuk bisa hancur seketika. Jangan biarkan emosi sesaat atau pergaulan yang salah merusak cita-cita yang sudah kalian impikan sejak kecil," kata dia.
Dia juga mengimbau para siswa agar semakin cerdas dan bijak dalam memanfaatkan media sosial di era digital saat ini.
Ia membeberkan maraknya kasus penipuan daring, judi online, hingga penyebaran konten-konten tidak pantas yang menargetkan usia remaja.
"Media sosial memiliki dua sisi mata pisau. Jika tidak digunakan secara bijak, kalian bisa dengan mudah menjadi korban penipuan, terjerat judi online, atau terpapar konten tak layak yang merusak moral. Saring sebelum sharing, dan gunakan internet untuk hal-hal yang mendukung prestasi belajar kalian," katanya menjelaskan.
Dia juga berpesan agar para pelajar selalu menjunjung tinggi rasa hormat dan patuh kepada para guru di sekolah serta orang tua di rumah, karena keberkahan dan bimbingan merekalah yang menjadi pondasi utama meraih kesuksesan di masa depan.
"Kunci utama untuk meraih cita-cita dan masa depan yang gemilang adalah rasa hormat dan patuh kepada guru serta orang tua. Tanpa restu dan bimbingan mereka, tidak ada masa depan indah yang bisa dicapai. Jadilah kebanggaan bagi keluarga dan sekolah ini," katanya.(Aprima Akbar)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar