Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Solok Pacu Pemulihan Pascabencana Enam Bulan

Tanggap Darurat Berakhir, Bupati Solok Pacu Pemulihan Pascabencana Enam Bulan

Redaksi


Sumbarmaju. Com, Arosuka, Kab. Solok – Setelah 21 hari masa tanggap darurat, Kabupaten Solok memasuki masa transisi pemulihan pascabencana selama enam bulan. Pemerintah daerah kini memfokuskan langkah pada percepatan rehabilitasi, rekonstruksi, penyaluran bantuan, serta antisipasi bencana susulan. 


Langkah tersebut dibahas dalam Focus Group Discussion (FGD) Forkopimda yang dipimpin Bupati Solok, Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, di Posko Utama Bencana Arosuka, Lapangan Kantor Bupati Solok, Senin (12/10/2026).


Kegiatan itu dihadiri Wakil Bupati Solok H. Candra, S.H.I., unsur Forkopimda, kepala OPD, perwakilan BMKG Sumatera Barat, balai Kementerian Pekerjaan Umum, BUMN, BUMD, serta pemangku kepentingan lainnya.


Dalam arahannya, Bupati mengapresiasi seluruh pihak yang telah membantu penanganan bencana. Ia menegaskan, berakhirnya masa tanggap darurat bukan berarti penanganan bencana selesai, melainkan memasuki tahap pemulihan yang membutuhkan koordinasi dan perencanaan matang.


“Memasuki masa transisi, persiapan ke depan menjadi sangat penting karena kita tidak ingin kejadian seperti ini terulang kembali,” ujar Jon Firman Pandu.


Ia meminta seluruh OPD mempercepat penyusunan dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P), menyiapkan data kerusakan secara akurat, serta memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak segera direalisasikan sesuai kebutuhan dan ketentuan.


“Kita akhiri hari ini masa tanggap darurat yang telah kita laksanakan selama 21 hari, dan kita akan masuk ke masa transisi selama enam bulan ke depan,” tegasnya.


FGD tersebut juga membahas peringatan BMKG terkait potensi puncak musim hujan di Sumatera Barat pada November hingga Desember mendatang. Kabupaten Solok diperkirakan mengalami kecenderungan curah hujan lebih tinggi sehingga kesiapsiagaan menghadapi banjir bandang dan tanah longsor perlu diperkuat.


Melalui koordinasi lintas sektor, Pemkab Solok berharap masa transisi dapat berjalan efektif, mempercepat pemulihan wilayah terdampak, dan memastikan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas di tengah potensi bencana susulan. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar