Diduga Nagari Lingkung Aua Timur Tidak Transparansi Mengelola Dana Nagari

Diduga Nagari Lingkung Aua Timur Tidak Transparansi Mengelola Dana Nagari

Redaksi

Sumbarmaju.com - Diduga nagari Lingkung Aua Timur, Kecamatan Pasaman, Kabupaten Pasaman Barat, transparansi dalam menggunakan dana nagari. Hal tersebut menjadi sorotan karena tidak adanya transparansi di nagari tersebut pengelolaan dana nagari, Jumat, Agustus 15, 2025, 18:37 WIB


 warga setempat,mengeluhkan kurangnya informasi terkait alokasi penggunaan, dan laporan pertanggung jawaban dana nagari. Hal tersebut memicu kecurigaan akan adanya penyalah gunaan dan penyelewengan anggaran yang seharusnya di gunakan untuk pembangunan dan pemberdayaan masyarakat nagari"  jumat (15/8/2025).


Menurut masyarakat, nagari berperan sebagai pengelola dana nagari, bukan pemilik. Nagari mempunyai kewenangan, merencanakan, melaksanakan, dan mengawasi penggunaan dana nagari. Namun, kewenangan ini harus di jalankan sesuai dengan peraturan perundang undangan dan prinsip prinsip tata kelola pemerintah yang baik, yaitu" transfaransi, akuntabilitas" paparnya.


Lanjut, dana nagari adalah uang rakyat yang di amanahkan kepada nagari untuk di kelola dan di manfaatkan sebesar besarnya untuk kesejah teraan masyarakat" 


"Kemudian di nagari lingkung aua timur ini, kita menduga adanya penggunaan dana nagari tidak di kelola dengan baik dan transfaransi sebagaimana juknisnya.


"Saya selaku waraga setempat meminta kepada insfetorat pasaman barat agar anggaran dana nagari tahun 2024 di nagari lingkung aua Timur, agar di Audit secara profesional terkait dana dan titik kemana di alokasikan.


Dan juga kita berharap kepada Aparat Penegak Hukum (APH) menindak secara tegas bila di temukan penyalahgunaan dana nagari. Karna dana nagari untuk masyarakat bukan untuk jajaran perangkat nagari" tegas 


Hingga berita ini di turukan belum di konfirmasi kepada nagari yang bersangkutan.bila ada pihak yang di rugikan bisa di konfirmasi kepada naramsumber,katanya

(aprima akbar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar