Dzikir dan Do'a Bersama Kemenag Tanah Datar, Seruan Persatuan di Tengah Dinamika Bangsa

Dzikir dan Do'a Bersama Kemenag Tanah Datar, Seruan Persatuan di Tengah Dinamika Bangsa

Redaksi

Sumbarmaju.com, Batusangkar - Menyikapi kondisi bangsa Indonesia akhir-akhir ini yang penuh dinamika sosial, politik, dan tantangan persatuan, Kemenag Tanah Datar menginisiasi pelaksanaan dzikir dan do'a bersama serentak di seluruh Kecamatan, Selasa (2/9). Kakankemenag, H. Amril yang hadir di Masjid Raya Lima Kaum, Kecamatan Lima Kaum menegaskan pentingnya persatuan, kedamaian, dan penguatan nilai-nilai keagamaan.

Rangkaian kegiatan diawali dengan shalat subuh berjamaah, yang kemudian dilanjutkan dengan dzikir dan do'a bersama. Jamaah tampak khusyuk memohon kepada Allah SWT agar bangsa Indonesia senantiasa diberikan kesejukan, kedamaian, persatuan, dan kesatuan di tengah berbagai tantangan zaman.


Kakankemenag, dalam sambutannya menyampaikan bahwa dzikir dan do'a bersama merupakan wujud komitmen nyata umat beragama dalam menjaga stabilitas dan harmoni bangsa. "Dzikir mengingatkan kita pada kebesaran Allah, sementara do'a adalah kekuatan terbesar yang kita miliki untuk memohon pertolongan-Nya. Melalui dzikir dan do'a, kita membersihkan hati, menenangkan pikiran, dan serta memperkokoh persaudaraan sebagai sesama anak bangsa," ungkapnya.


Dalam kesempatan tersebut, H. Amril turut menekankan pentingnya mengamalkan nilai-nilai luhur agama, seperti kepedulian, toleransi, dan tolong-menolong dalam kehidupan sehari-hari. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadi agen perdamaian dengan menyebarkan pesan kasih sayang dan menghindari provokasi maupun ujaran kebencian. Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga harmoni sosial di tengah dinamika kehidupan bermasyarakat.


Ia juga menekankan pentingnya memperkuat persatuan dalam bingkai kebhinekaan. "Meskipun berbeda suku, budaya, maupun pilihan, kita adalah satu bangsa, Indonesia. Semangat Bhinneka Tunggal Ika harus terus dijaga dengan sikap saling menghormati demi kemajuan bersama," tegasnya.


Kegiatan dzikir dan do'a bersama ini mendapat sambutan hangat dari masyarakat, tokoh agama, serta pemangku kepentingan di Kecamatan Lima Kaum. Semangat kebersamaan dan persaudaraan yang tercipta diharapkan menjadi energi positif untuk menjaga kedamaian dan persatuan bangsa. 


Di Kecamatan lainnya, juga dilakukan dzikir dan do'a bersama yang dikawal masing-masing Kepala beserta staf KUA Kecamatan. Adapun tiap kecamatan kegiatan dipusatkan di :


1. Masjid Jami' al-Wustha Paninjauan, Kecamatan X Koto

2. Masjid Balad Balai Gadang, Kecamatan Batipuh

3. Masjid Makmur Simabur, Kecamatan Pariangan

4. Masjid Raya, Kecamatan Rambatan

5. Masjid Raya Saruaso, Kecamatan Tanjung Emas

6. Masjid Al-Qubra Pangian, Kecamatan Lintau Buo

7. Masjid Al-Huda, Kecamatan Sungayang

8. Masjid Raya, Kecamatan Sungai Tarab

9. Masjid Raya, Kecamatan Salimpaung

10.Masjid Syuhada, Kecamatan Padang Ganting

11.Masjid Besar Sumpur, Kecamatan Batipuh Selatan

12.Masjid Ihsan Ampaleh, Kecamatan Tanjung Baru

13.Masjid Raya Lubuk Jantan, Kecamatan Lintau Buo Utara


Semoga Allah SWT senantiasa melindungi bangsa Indonesia, memberikan pemimpin-pemimpin yang adil dan bijaksana, serta menjadikan kita bangsa yang 'baldatun thayyibatun. ( Dioni )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar