PWM Sumatera Barat Siap Wujudkan Dakwah Mencerahkan Lewat Kekuatan Ekonomi Umat, Ribuan Warga ‘Aisyiyah Padati Wirid Pengajian Wilayah di Batusangkar, Spirit Kemandirian Umat Menggema di Ranah Minang

PWM Sumatera Barat Siap Wujudkan Dakwah Mencerahkan Lewat Kekuatan Ekonomi Umat, Ribuan Warga ‘Aisyiyah Padati Wirid Pengajian Wilayah di Batusangkar, Spirit Kemandirian Umat Menggema di Ranah Minang

Redaksi

Batusangkar,SumbarMaju.com. — Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) Sumatera Barat menegaskan tekad kuat untuk mewujudkan dakwah yang mencerahkan, mandiri, dan berdaya ekonomi. Komitmen tersebut disampaikan dalam kegiatan Wirid Pengajian Wilayah ‘Aisyiyah Sumatera Barat yang digelar di Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar, dan dihadiri ribuan warga Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah, pada Minggu, 19 Oktober 2025.

Dalam sambutannya, Buya Yosmeri Yusuf dari PWM Sumbar menekankan bahwa kekuatan dakwah tidak bisa hanya mengandalkan semangat, tetapi juga harus disertai kemandirian ekonomi.


> “Gerakan dakwah harus ditopang oleh kekuatan ekonomi umat. Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) adalah fondasi penting agar dakwah tetap berjalan kuat dan berkelanjutan,” ujarnya di hadapan jamaah yang memadati lokasi kegiatan.

Buya Yosmeri juga mengajak seluruh kader Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah untuk terus bergerak dengan semangat kolaborasi dan inovasi.


> “Muhammadiyah harus menjadi contoh dalam memadukan dakwah, pendidikan, sosial, dan ekonomi. Inilah dakwah berkemajuan yang menjawab tantangan zaman,” tambahnya.


Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanah Datar, Abdurrahman Hadi, menyampaikan apresiasi atas kiprah Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang selama ini menjadi mitra pemerintah dalam membangun daerah.


> “Hampir di setiap kecamatan ada cabang Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah yang aktif. Mereka bukan hanya berdakwah, tapi ikut membantu pemerintah dalam pendidikan, sosial, dan kesejahteraan masyarakat,” tutur Sekda.


Ketua Pimpinan Wilayah ‘Aisyiyah Sumatera Barat, Dr. Syur’aini, M.Pd, dalam tausiyahnya mengingatkan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga di tengah derasnya arus digitalisasi.


> “Keluarga sakinah adalah benteng utama menghadapi tantangan era digital. Dari keluarga yang kokoh, lahir generasi berakhlak dan berdaya saing,” pesannya.


Acara yang berlangsung penuh semangat dan kebersamaan ini turut dihadiri oleh Rektor UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Dr. Mustafa Malin Batuah, serta pimpinan Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah dari berbagai daerah di Sumatera Barat.


Wirid Pengajian Wilayah ini menjadi momentum penting bagi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah Sumbar untuk memperkuat gerakan dakwah mencerahkan, sekaligus menegaskan peran ekonomi sebagai fondasi kemandirian umat di Ranah Minang.

( DA/ Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar