Solok, SumbarMaju.com — Dalam suasana penuh keakraban dan semangat kebersamaan, Wakil Bupati Solok H. Candra, S.Hi bersama Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Dr. Zulkifli, S.Ag., M.M., CWC melakukan kegiatan tebar benih ikan di Kawasan Larangan Simpang AA Nagari Sumani, Kecamatan X Koto Singkarak, Rabu (29/10/2025).
Kegiatan bernuansa ekologis dan religius ini juga dihadiri oleh Ketua Baznas Kabup
aten Solok Drs. H. Edwar, M.M, Camat X Koto Singkarak Chrismon, S.Stp, Wali Nagari Sumani Masri Bakar, S.E, serta tokoh Muhammadiyah dan masyarakat adat setempat.
Penebaran ribuan benih ikan ini menjadi simbol kepedulian bersama terhadap kelestarian alam, sekaligus mempererat silaturahmi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat.
Dalam sambutannya, Wabup H. Candra menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan alam dan nilai-nilai gotong royong.
> “Menebar ikan bukan sekadar menambah kehidupan di air, tapi juga menebar harapan dan tanggung jawab untuk generasi mendatang. Menjaga alam adalah ibadah dan wujud cinta kita pada ciptaan Allah,” ujarnya penuh semangat.
Sementara itu, Kakan Kemenag Solok H. Dr. Zulkifli menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi contoh nyata bagaimana dakwah dan kepedulian sosial dapat berjalan seiring.
> “Ukhuwah bukan hanya antarmanusia, tapi juga antara manusia dengan alam. Jika lingkungan lestari, masyarakat pun akan hidup damai dan berkah,” tutur Zulkifli.
Suasana kebersamaan semakin terasa ketika Wabup dan Kakan Kemenag, didampingi tokoh masyarakat, bersama-sama menebar benih ikan ke sungai. Anak-anak dan warga yang hadir tampak antusias menyaksikan kegiatan yang jarang dilakukan di kawasan larangan itu.
Di akhir kegiatan, Wali Nagari Sumani Masri Bakar, S.E mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Solok dan Kementerian Agama atas perhatian dan dukungan terhadap nagari mereka.
> “Semoga kegiatan ini menjadi awal dari gerakan menjaga alam yang berkelanjutan di Sumani. Alam lestari, masyarakat sejahtera,” ungkapnya.
Kegiatan tebar benih ikan ini sekaligus menjadi momentum memperkuat sinergi antara pemerintah, lembaga keagamaan, dan masyarakat dalam mewujudkan Solok yang Madani, Berkah, dan Lestari.( Yef )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar