Bangkit Pascabencana, MDMC Ajak Warga Muaro Pingai Perkuat Iman dan Kemandirian.

Bangkit Pascabencana, MDMC Ajak Warga Muaro Pingai Perkuat Iman dan Kemandirian.

Redaksi

SOLOK.SumbarMaju.com – Muhammadiyah Disaster Management Center (MDMC) Sumatera Barat mengajak masyarakat Nagari Muaro Pingai, Kecamatan Junjung Sirih, Kabupaten Solok, untuk bangkit pascabencana dengan memperkuat iman dan membangun kemandirian. Seruan tersebut disampaikan dalam Tabligh Akbar yang digelar di Masjid Al Kautsar, Jumat malam (2/1/2026).

Tabligh Akbar yang dihadiri tokoh masyarakat, aparat nagari, serta calon pengurus Pimpinan Ranting Muhammadiyah Muaro Pingai itu menghadirkan Ketua MDMC Sumatera Barat, Portito, S.Pd.I., sebagai penceramah utama. Dalam tausiyahnya, Portito menekankan pentingnya perubahan pola pikir masyarakat dari mental ketergantungan bantuan menuju sikap tangguh dan berdaya.


Menurut Portito, musibah banjir dan galodo yang melanda Muaro Pingai harus dimaknai sebagai ujian keimanan, bukan bentuk hukuman dari Allah SWT. Ia mengingatkan bahwa seluruh yang dimiliki manusia pada hakikatnya hanyalah titipan Allah, sebagaimana terkandung dalam makna Inna lillahi wa inna ilaihi raji’un.

“Ketika Allah mengambil kembali titipan-Nya melalui musibah, tugas kita adalah ikhlas dan yakin bahwa Allah tidak pernah menzalimi hamba-Nya. Dari sinilah kekuatan iman diuji dan ditumbuhkan,” ujarnya.


Dalam kesempatan itu, Portito juga menegaskan pentingnya menjaga persatuan dan ukhuwah pascabencana. Ia menjelaskan bahwa salam bukan sekadar ucapan, melainkan janji untuk tidak menyakiti, saling melindungi, serta mendoakan keselamatan dan rahmat bagi sesama.


“Jangan sampai perbedaan kondisi akibat bencana memecah persaudaraan. Justru kita harus semakin senasib sepenanggungan. Dengan persatuan dan hati yang bersih, insyaallah Muaro Pingai akan bangkit lebih kuat,” tegasnya.


Untuk menumbuhkan optimisme, Portito mengangkat kisah Nabi Zakaria AS dan Nabi Ibrahim AS sebagai teladan keyakinan kepada pertolongan Allah. 


Ia menekankan bahwa bagi Allah tidak ada yang mustahil, selama manusia mau memperbaiki hubungan dengan-Nya dan bersungguh-sungguh dalam ikhtiar.


“Perbaiki shalat, dekatkan diri kepada Allah, dan lakukan ibadah di luar kebiasaan. Solusi dari langit akan datang ketika ikhtiar dan doa berjalan seiring,” ungkapnya.


Menutup tausiyah, Portito mengapresiasi berbagai bantuan kemanusiaan yang telah disalurkan MDMC bersama RS Aisyah Kota Padang dan mitra ICRP di wilayah terdampak. Namun, ia mengingatkan agar masyarakat tidak terlena oleh bantuan.


“Tahun 2026 adalah momentum bangkit. Jangan terus berada pada mental menerima. Tanamkan keyakinan dalam diri: kita bisa bangkit, berdaya, dan menata kembali kehidupan dengan kekuatan sendiri,” pungkasnya.


Tabligh Akbar tersebut diharapkan menjadi pemantik kebangkitan spiritual dan sosial masyarakat Muaro Pingai, sekaligus memperkuat peran Pimpinan Ranting Muhammadiyah sebagai penggerak pemulihan pascabencana di tengah umat.( Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar