Pelopor Absensi Digital! SMAN 4 Solok Selatan Ukir Sejarah Baru Dunia Pendidikan

Pelopor Absensi Digital! SMAN 4 Solok Selatan Ukir Sejarah Baru Dunia Pendidikan

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Solok Selatan — Transformasi digital di dunia pendidikan kian nyata. SMAN 4 Solok Selatan kembali mencatatkan sejarah dengan menjadi sekolah pertama dan satu-satunya di Kabupaten Solok Selatan yang menerapkan sistem absensi digital secara menyeluruh bagi siswa dan tenaga pendidik.

Kebijakan inovatif ini resmi diberlakukan mulai Senin, 12 Januari 2026, sekaligus menandai berakhirnya era absensi manual di lingkungan sekolah tersebut. Langkah progresif ini mendapat perhatian luas karena dinilai mampu menjawab tantangan transparansi, efisiensi, dan keterlibatan orang tua dalam pendidikan.


Kepala SMAN 4 Solok Selatan, Akmalu Rijal Putra, menyampaikan bahwa penerapan absensi digital merupakan bagian dari komitmen sekolah dalam meningkatkan mutu layanan pendidikan berbasis teknologi.


“Kini pencatatan kehadiran dilakukan sepenuhnya secara digital. Orang tua dapat langsung mengetahui kehadiran anaknya tanpa harus menunggu laporan dari sekolah,” ujarnya.


Keunggulan utama sistem ini terletak pada akses real time bagi orang tua. Melalui tautan khusus yang dibagikan di grup WhatsApp wali murid, orang tua dapat memantau kehadiran siswa setiap hari. Transparansi antara sekolah dan keluarga pun terbangun dengan lebih kuat.


Tak hanya itu, sistem absensi digital juga memberikan kemudahan signifikan bagi wali kelas dan guru piket. Data kehadiran siswa terekam otomatis, tersusun rapi, dan dapat direkap dengan cepat serta akurat, sehingga meningkatkan efektivitas kerja tenaga pendidik.


Lebih jauh, Akmalu Rijal menegaskan bahwa inovasi ini juga menjadi bagian dari edukasi literasi digital bagi siswa. “Ini bukan sekadar absensi. Siswa kami biasakan berinteraksi dengan teknologi sejak dini agar memiliki pola pikir yang adaptif terhadap perkembangan zaman dan dunia kerja ke depan,” jelasnya.


Dengan implementasi sistem ini, SMAN 4 Solok Selatan tak hanya memperkuat kedisiplinan siswa, tetapi juga membangun budaya sekolah yang modern, terbuka, dan responsif. Digitalisasi kehadiran dinilai sebagai solusi efektif untuk memastikan siswa benar-benar mengikuti kegiatan belajar di sekolah.


“Sekarang orang tua bisa langsung memastikan, apakah anaknya benar-benar berangkat ke sekolah atau tidak,” tutup Akmalu Rijal. Langkah berani SMAN 4 Solok Selatan ini diharapkan menjadi inspirasi bagi sekolah lain dalam mendorong percepatan transformasi digital pendidikan di Sumatera Barat.( A.R )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar