Sumbarmaju.com– Asisten III Sekretariat Daerah Kabupaten Agam, Syatria SSos MSi, didampingi Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Agam, Jafrizal SP,MSi, ikuti audiensi secara daring bersama Koperasi Industri Insinyur Indonesia, di Ruang Rapat Bupati Agam, Jumat (30/1/2026).
Audiensi online tersebut dilaksanakan dalam rangka membahas peluang kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Agam dengan Koperasi Industri Insinyur Indonesia dalam upaya mengoptimalkan pengelolaan sampah di Kabupaten Agam, sejalan dengan target nasional pengelolaan lingkungan hidup.
Ketua Koperasi Industri Insinyur Indonesia, Faizal Safa, dalam paparannya menyampaikan bahwa Kementerian Lingkungan Hidup telah menetapkan target nasional pengelolaan sampah, yakni pengurangan timbunan sampah ke Tempat Pemrosesan Akhir (TPA) sebesar 70 persen. Untuk mendukung pencapaian target tersebut, pihaknya menawarkan solusi inovatif berupa penerapan teknologi autotermik.
Dijelaskan Faizal, teknologi autotermik merupakan sistem pengolahan sampah yang ramah lingkungan dan berkelanjutan, dengan prinsip utama tidak menggunakan bahan bakar fosil serta tidak memerlukan sumber energi eksternal.
Teknologi ini bekerja melalui metode dekomposisi termal berkelanjutan, yang secara otomatis memanfaatkan energi yang terkandung dalam sampah untuk mempertahankan suhu operasionalnya.
“Dengan sistem tersebut, teknologi autotermik mampu mengurangi emisi karbon secara signifikan hingga mendekati nol, serta sejalan dengan target dekarbonisasi global sesuai Paris Agreement on Climate Change,” ujarnya.
Ia menambahkan, teknologi ini merupakan inovasi anak bangsa yang dirancang untuk mendukung pengelolaan sampah berkelanjutan, berbasis ramah lingkungan, serta berorientasi pada konsep ekonomi sirkular.
Menanggapi hal tersebut, Asisten III Setda Agam, Syatria, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada Koperasi Industri Insinyur Indonesia atas inisiatif dan rencana kolaborasi yang ditawarkan kepada Kabupaten Agam.
Menurutnya, apabila teknologi autotermik tersebut telah melalui tahap uji coba, beroperasi dengan baik, dan terbukti mampu mengurangi timbunan sampah di TPA, maka Pemerintah Kabupaten Agam sangat mendukung penerapannya.
“Kami sangat terbuka dan berharap kolaborasi ini dapat segera terwujud. Ini sejalan dengan komitmen Pemkab Agam dalam mengoptimalkan pengelolaan sampah, salah satunya melalui penerapan sistem pengelolaan sampah mandiri di daerah,” ungkapnya.
Syatria berharap, dengan penerapan teknologi autotermik, Kabupaten Agam dapat berkontribusi secara nyata dalam mendukung target Kementerian Lingkungan Hidup, khususnya dalam pengurangan timbunan sampah di TPA, sekaligus mewujudkan pengelolaan sampah yang lebih modern, berkelanjutan, dan ramah lingkungan."( Syafrianto )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar