Lepas Generasi Emas, SMAN 2 Sumbar Gelar Penyerahan Siswa Secara Adat

Lepas Generasi Emas, SMAN 2 Sumbar Gelar Penyerahan Siswa Secara Adat

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Koto Gaek Guguk, Kab. Solok — Momen penuh haru bercampur bangga mewarnai Gebyar Budaya SMAN 2 Sumatera Barat dalam rangka Penyerahan Siswa Kelas XII secara adat, Selasa (05/05/2026). Kegiatan ini menjadi tonggak penting bagi pelepasan generasi ke-10 yang siap menapaki perjalanan baru dalam meraih cita-cita.

Mengusung filosofi Minangkabau “Malapeh Anak Ka Sapuluah Manjapuik Cito-Cito, Kok Jauah Silau Manyilau, Kok Dakek Sama Manjago”, acara berlangsung khidmat sekaligus sarat makna. Tradisi ini menjadi simbol pelepasan dengan doa dan harapan, agar para siswa mampu bersinar di mana pun berada serta tetap menjaga nilai-nilai yang telah ditanamkan.


Kepala SMAN 2 Sumatera Barat, Ratna Yulia, S.Pd, M.Pd, menyampaikan bahwa pelepasan ini bukan sekadar perpisahan, melainkan awal dari perjalanan besar para siswa menuju masa depan.

“Hari ini kami melepas anak-anak kami dengan penuh doa. Jadilah generasi yang mampu mengharumkan nama sekolah, keluarga, dan daerah. Ke mana pun melangkah, tetaplah berkarakter dan berbudaya,” ujarnya penuh haru.


Turut hadir Kepala Cabang Dinas Wilayah III Solok Raya yang diwakili oleh Kasi SMA, Noviana Idaningrum, S.Pd, yang memberikan apresiasi tinggi terhadap pelaksanaan kegiatan bernuansa budaya tersebut. Ia menilai, penguatan karakter melalui kearifan lokal menjadi nilai penting dalam dunia pendidikan saat ini.


“Ini bukan hanya seremoni, tetapi juga pembelajaran kehidupan. Budaya adalah identitas yang harus terus dijaga oleh generasi muda,” ungkapnya.


Gebyar Budaya semakin semarak dengan berbagai penampilan seni tradisional yang memukau, mulai dari tari hingga pertunjukan khas Minangkabau, yang dibawakan oleh para siswa. Sorak bangga dan tepuk tangan dari para tamu undangan menambah hangat suasana.


Pelepasan ini menjadi penanda bahwa generasi ke-10 SMAN 2 Sumatera Barat siap melangkah lebih jauh, membawa mimpi dan harapan besar. Seperti filosofi yang diusung, meski jauh akan tetap bersinar, dan ketika dekat akan saling menjaga—menjadi generasi yang tak hanya cerdas, tetapi juga berakar kuat pada budaya. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar