Sumbarmaju. Com, Kab. Solok — Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Sumatera Barat. SMA Negeri 2 Sumatera Barat resmi ditetapkan sebagai Sekolah Berasrama Negeri pertama di Indonesia yang masuk sebagai Kandidat Sekolah Rujukan Google, sebuah pencapaian prestisius yang menandai kemajuan signifikan dalam transformasi pendidikan berbasis digital.
Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur Sumatera Barat, H.Mahyeldi Ansharullah, S.P kepada Kepala SMA N 2 Sumatera Barat, Ratna Yulia, S.Pd, M.Pd dalam sebuah seremoni penuh kebanggaan.
Penetapan ini menjadi bukti nyata komitmen SMA N 2 Sumatera Barat dalam menghadirkan sistem pendidikan modern yang mengintegrasikan teknologi dalam proses pembelajaran. Sebagai sekolah berasrama, SMA N 2 Sumatera Barat dinilai mampu mengoptimalkan pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung kegiatan akademik maupun pengembangan karakter siswa secara berkelanjutan.
Kepala sekolah, Ratna Yulia, S.Pd, M.Pd menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas pencapaian tersebut. Ia menegaskan bahwa keberhasilan ini merupakan hasil kerja keras seluruh warga sekolah, mulai dari tenaga pendidik, siswa, hingga dukungan orang tua dan pemerintah daerah.
“Ini bukan hanya prestasi bagi sekolah kami, tetapi juga kebanggaan bagi Sumatera Barat. Semoga capaian ini menjadi motivasi untuk terus berinovasi dan meningkatkan kualitas pendidikan,” ujarnya kepada Awak Media Sumbarmaju.com, Sabtu (02/05/2026)
Program Sekolah Rujukan Google sendiri merupakan inisiatif global yang mendorong sekolah untuk memanfaatkan teknologi secara efektif dalam menciptakan pembelajaran yang inovatif, kolaboratif, dan berorientasi pada masa depan.
Dengan pencapaian ini, SMA N 2 Sumatera Barat diharapkan dapat menjadi inspirasi dan rujukan bagi sekolah lain di Indonesia dalam mengembangkan pendidikan berbasis teknologi. Ke depan, sekolah ini berkomitmen untuk terus melahirkan generasi unggul yang siap bersaing di era digital serta berkontribusi nyata bagi kemajuan bangsa. (A.R)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar