Kabupaten Solok, SumbarMaju.com – Pelaksanaan Asesmen Sumatif Akhir Tahun (ASAT) 2026 di MTsN 2 Solok memasuki hari keempat dengan suasana yang khidmat dan penuh makna. Sebelum mengikuti ujian, seluruh peserta didik mengawali kegiatan dengan doa bersama di lapangan madrasah sebagai bentuk ikhtiar memohon kemudahan, kelancaran, kesehatan, dan hasil terbaik dalam menjalani asesmen, Kamis (4/6/2026).
Doa bersama yang diikuti seluruh siswa dan guru berlangsung dengan penuh kekhusyukan.
Melalui kegiatan tersebut, peserta didik diajak untuk menyadari pentingnya memadukan usaha lahiriah dengan pendekatan spiritual dalam menghadapi setiap tantangan, termasuk dalam dunia pendidikan.
Usai doa bersama, para siswa berbaris dengan tertib di teras madrasah.
Mereka kemudian bersalaman dengan para pengawas ujian sebagai bentuk penghormatan kepada guru sekaligus memohon restu sebelum memasuki ruang ujian.
Tradisi tersebut menjadi bagian dari pembinaan karakter yang terus dikembangkan di MTsN 2 Solok.
Selain menanamkan sikap hormat kepada guru, kegiatan itu juga bertujuan membangun rasa percaya diri, ketenangan, dan kesiapan mental peserta didik dalam menghadapi ujian.
Dengan hati yang tenang dan pikiran yang fokus, para siswa memasuki ruang ujian untuk mengikuti asesmen sesuai jadwal yang telah ditetapkan. Suasana tertib dan disiplin tampak mewarnai pelaksanaan ujian di setiap ruang.
Kepala MTsN 2 Solok, Erdinal, S.Pd, saat dihubungi melalui WhatsApp, menyampaikan bahwa pelaksanaan ASAT hingga hari keempat berlangsung lancar dan kondusif. Menurutnya, madrasah tidak hanya menekankan pencapaian akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan nilai-nilai keagamaan.
“Melalui doa bersama dan pembiasaan bersalaman dengan guru sebelum ujian, kami ingin menanamkan nilai spiritual, sikap hormat, serta kejujuran kepada peserta didik. Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti asesmen dengan sungguh-sungguh dan memperoleh hasil yang terbaik,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa kejujuran merupakan salah satu nilai utama yang harus dimiliki peserta didik. Oleh karena itu, madrasah terus mengingatkan siswa agar mengerjakan soal secara mandiri dan menjadikan ujian sebagai sarana mengukur kemampuan diri secara objektif.
Pelaksanaan ASAT merupakan bagian dari evaluasi pembelajaran yang telah ditempuh siswa selama satu tahun pelajaran. Hasil asesmen nantinya akan menjadi salah satu indikator capaian kompetensi sekaligus bahan evaluasi untuk peningkatan mutu pendidikan di madrasah.
Dengan semangat “Awali dengan doa, jalani dengan ikhtiar, dan akhiri dengan tawakal”, MTsN 2 Solok berharap seluruh peserta didik mampu menjalani setiap tahapan asesmen dengan baik serta menjadikan proses tersebut sebagai langkah menuju prestasi dan kesuksesan di masa depan. (Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar