Pertamina lakukan langkah cegah penyelewengan BBM subsidi di Sumbar Kamis, 11 Juni 2026 12:59 WIB

Pertamina lakukan langkah cegah penyelewengan BBM subsidi di Sumbar Kamis, 11 Juni 2026 12:59 WIB

Redaksi

 Sumbarmaju. com Pertamina lakukan langkah cegah penyelewengan BBM subsidi di Sumbar, Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fakhri Rizal Hasibuan saat diwawancarai di Kota Padang, Sumatera Barat. 

Kota Padang (Sumbarmaju) - PT Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) melakukan sejumlah langkah mitigasi untuk mencegah praktik penyelewengan penggunaan bahan bakar minyak (BBM) subsidi di Provinsi Sumatera Barat (Sumbar).


"Pertama, kami harus mengawal dan memastikan penyaluran BBM tepat sasaran," kata Sales Area Manager (SAM) Retail Sumbar Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Fakhri Rizal Hasibuan di Kota Padang, Sumbar, Kamis.


Pengawasan penyaluran BBM yang tepat sasaran tersebut tidak hanya dengan memaksimalkan para petugas, namun juga memanfaatkan closed circuit television di setiap stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU).


Tidak hanya itu, Pertamina Sumbagut juga melakukan pengawasan transaksi secara periodik. Kemudian, Pertamina juga memberikan surat pembinaan kepada pengelola SPBU apabila di kemudian hari ditemukan tindak penyelewengan.


"Kami juga meminta pengelola SPBU agar memperhatikan para operator yang bekerja untuk meminimalkan penyelewengan," ujarnya.


Terkait kenaikan harga BBM nonsubsidi jenis Pertamax (RON 92) dari awalnya Rp12.300 menjadi Rp16.250, Fakhri menyampaikan masih melihat perkembangan dari konsumsi masyarakat. Dalam beberapa hari ke depan Pertamina juga melakukan evaluasi menyusul kenaikan harga BBM tersebut.


Tidak hanya itu, Pertamina juga memantau apakah ada pergeseran konsumen yang awalnya menggunakan BBM nonsubsidi jenis Pertamax ke Pertalite.


Pada kesempatan itu, Pertamina Patra Niaga Sumbagut memastikan pasokan BBM khususnya Pertamax dan Pertalite di Ranah Minang juga mencukupi. Apalagi, di saat bersamaan juga terdapat kapal yang dalam tahap pembongkaran minyak di Integrated Terminal Teluk Kabung dengan volume 24 ribu kiloliter.


"Jadi, kami pastikan pasokan di Integrated Terminal dalam kondisi aman," kata dia menegaskan.

 (Aprima Akbar)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar