Sumani,Solok.SumbarMaju.com – Dalam upaya mewujudkan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, dan ramah anak, Bhabinkamtibmas Nagari Sumani, AIPTU Okta Rizal, S.H., melaksanakan sosialisasi dan penyuluhan tentang bahaya bullying di MTsM Sumani, Jumat (31/7/2027).
Kegiatan tersebut diikuti oleh Kepala MTsM Sumani, Susi Elvina, S.Ag., M.Pd., majelis guru, seluruh siswa, serta para wali murid. Penyuluhan ini merupakan bagian dari upaya preventif Polri dalam membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah terjadinya perundungan di lingkungan sekolah melalui sinergi antara pihak sekolah, keluarga, dan kepolisian.
Dalam penyampaiannya, AIPTU Okta Rizal menjelaskan bahwa bullying merupakan segala bentuk tindakan yang dilakukan secara sengaja untuk menyakiti, mengintimidasi, mempermalukan, mengancam, atau mengucilkan seseorang, baik melalui kekerasan fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital (cyberbullying).
Ia menegaskan bahwa tindakan perundungan tidak boleh dianggap sebagai candaan biasa karena dapat menimbulkan dampak yang sangat serius bagi korban. Bullying dapat menyebabkan trauma, hilangnya rasa percaya diri, gangguan psikologis, stres, penurunan prestasi belajar, hingga membuat korban enggan datang ke sekolah.
Selain berdampak bagi korban, lanjutnya, pelaku bullying juga berpotensi mengembangkan perilaku agresif yang dapat berujung pada pelanggaran hukum apabila tidak segera diberikan pembinaan dan pemahaman yang benar.
AIPTU Okta Rizal menegaskan bahwa tindakan bullying memiliki konsekuensi hukum. Pelaku dapat dikenakan sanksi sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perlindungan Anak serta peraturan perundang-undangan lainnya apabila perbuatannya mengandung unsur kekerasan, penganiayaan, ancaman, pemerasan, pencemaran nama baik, maupun perundungan melalui media elektronik.
Dalam kesempatan tersebut, Bhabinkamtibmas mengajak para guru dan wali murid untuk memperkuat pengawasan serta membangun komunikasi yang baik dengan anak-anak, baik di lingkungan sekolah maupun di rumah.
Menurutnya, pencegahan bullying memerlukan kerja sama seluruh elemen, mulai dari keluarga, sekolah, masyarakat, hingga aparat kepolisian.
Kepada para siswa, AIPTU Okta Rizal mengimbau agar berani mengatakan tidak terhadap bullying, saling menghormati sesama teman, serta tidak ragu melaporkan kepada guru, orang tua, maupun Bhabinkamtibmas apabila mengalami atau menyaksikan tindakan perundungan.
Sementara itu, Kepala MTsM Sumani, Hj. Susi Elvina, S.Ag., M.Pd., menyampaikan apresiasi atas kepedulian dan peran aktif Bhabinkamtibmas dalam memberikan edukasi kepada peserta didik dan wali murid.
Menurutnya, kegiatan tersebut sangat bermanfaat dalam membentuk karakter siswa yang berakhlak mulia, disiplin, bertanggung jawab, serta memiliki kepedulian sosial dan sikap saling menghargai.
Melalui kegiatan sosialisasi ini diharapkan seluruh warga sekolah, termasuk para orang tua, dapat bersama-sama menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, nyaman, inklusif, dan bebas dari segala bentuk bullying, sehingga para siswa dapat belajar dengan tenang serta tumbuh menjadi generasi yang cerdas, berkarakter, dan bertanggung jawab.
(Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar