Sumbarmaju. Com, Sungai Nanam, Kab. Solok — Tak ingin terus menunggu, warga Jorong Pasa dan Jorong Koto, Nagari Sungai Nanam, Kecamatan Lembah Gumanti, Kabupaten Solok, turun tangan memperbaiki jalan pertanian secara swadaya, Minggu (13/9/2026).
Gotong royong diprakarsai Dasfir (Mak Ideh Sutan) bersama Edison dan warga. Perbaikan dilakukan melalui infak, iuran petani serta bantuan para dermawan.
Jalan dari belakang Kantor Wali Nagari Sungai Nanam menuju Rumpuik Takapuang, Kutianyie, Aie Muro Subarang Tabek hingga Kubang Kaciek tersebut memiliki panjang sekitar 5 kilometer dan menjadi akses utama menuju ratusan hektare lahan pertanian sayuran.
Kepala Jorong Pasa, Suardi, mengatakan jalan tersebut sangat vital bagi petani untuk mengangkut hasil pertanian. Jalan itu juga menjadi akses menuju Pondok Tahfidz Al-Qur'an Darul Qura' Mushalla Nurul Ihsan Kutianyie.
“Jalan ini merupakan akses utama masyarakat yang berladang di kawasan ini. Kami sangat mendukung gotong royong warga,” ujar Suardi.
Ketua Mushalla Nurul Ihsan Kutianyie, Edison, berharap pemerintah memberikan perhatian karena kemampuan warga melakukan perbaikan secara swadaya sangat terbatas.
“Jalan ini adalah urat nadi kami sebagai petani sayuran. Kami berharap ada perhatian pemerintah, termasuk melalui Presiden RI Bapak Prabowo Subianto dan Menteri Pertanian,” katanya.
Warga berharap pembangunan jalan tersebut diperjuangkan Bupati dan Wakil Bupati Solok, DPRD Kabupaten Solok, DPRD Provinsi Sumatera Barat, DPR RI dan DPD RI asal Sumatera Barat.
Untuk pengecoran atau pengaspalan permanen, kebutuhan anggaran diperkirakan sekitar Rp2 miliar. Perbaikan jalan diyakini dapat memperlancar distribusi hasil panen sekaligus menekan biaya angkut petani.
Sambil menunggu perhatian pemerintah, Dasfir bersama warga mengajak para dermawan membantu pembelian pasir, kerikil dan semen. Donasi dapat disalurkan melalui Dompet Dana ke 0813-6345-5325 atas nama Dasfir dan dikonfirmasi melalui nomor tersebut.
Warga sudah bergerak dengan swadaya. Kini mereka berharap pemerintah hadir memberikan solusi permanen bagi jalan yang menjadi urat nadi ekonomi petani Sungai Nanam. (A.R)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar