Bangkitkan Ekonomi Pascabencana, Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan untuk Warga Koto Sani

Bangkitkan Ekonomi Pascabencana, Gubernur Sumbar Salurkan Bantuan Perikanan untuk Warga Koto Sani

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Koto Sani, Kab. Solok — Pemulihan pascabencana tak cukup hanya dengan membersihkan sisa kerusakan. Menghidupkan kembali usaha masyarakat juga menjadi langkah penting agar ekonomi keluarga kembali bergerak. 

Upaya inilah yang dilakukan Gubernur Sumatera Barat, H. Mahyeldi Ansharullah, dengan menyalurkan bantuan perikanan kepada enam pembudidaya ikan di Jorong Padang Balimbiang, Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kabupaten Solok, Jumat (9/10/2026).


Bantuan tersebut diharapkan menjadi modal bagi masyarakat untuk memulihkan usaha budidaya ikan sekaligus mempercepat kebangkitan ekonomi setelah bencana.


Dalam kesempatan itu, Mahyeldi meminta para penerima bantuan merawat bibit ikan dengan baik agar dapat tumbuh dan berkembang sehingga memberikan hasil yang berkelanjutan.

“Bibit ikan yang diberikan agar dirawat dan dikembangbiakkan dengan baik. Kami berharap bantuan ini dapat menjadi modal untuk meningkatkan perekonomian masyarakat serta mendukung ketahanan pangan,” ujar Mahyeldi.


Menurutnya, sektor perikanan memiliki peran penting dalam menopang ekonomi keluarga dan menjaga ketersediaan pangan. Karena itu, bantuan yang diberikan diharapkan tidak berhenti sebagai bantuan sesaat, tetapi dapat dikembangkan menjadi usaha produktif yang memberikan manfaat jangka panjang.


Pemulihan usaha masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam penanganan pascabencana. Dengan kembali bergeraknya kegiatan budidaya ikan, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan pendapatan dan secara bertahap memulihkan kondisi ekonomi keluarga.


Kegiatan tersebut turut dihadiri Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat Syefdinon, Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Solok Masheri Yanda Boy, Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok Syoufitri, Sekretaris Kecamatan X Koto Singkarak Nila Kesumawati, unsur pemerintahan nagari, serta kelompok tani perikanan dan masyarakat setempat.


Melalui bantuan ini, pemerintah berharap proses pemulihan pascabencana tidak hanya berfokus pada perbaikan fisik, tetapi juga memastikan masyarakat dapat kembali produktif, mengembangkan usaha, dan membangun ketahanan ekonomi yang lebih kuat. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar