BUKITTINGGI,Sumbarmaju.com— Komandan Kodim (Dandim) 0304/Agam Letkol Inf. Viko Hendrika Sandro, S.I.P., M.Si., menghadiri kegiatan launching dan uji coba Program Angkutan Sekolah Gratis yang digelar di Jalan Jenderal Sudirman, Kota Bukittinggi. Senin, 05/10/2026.
Kegiatan tersebut dipimpin langsung Wali Kota Bukittinggi H. Muhammad Ramlan Nurmatias, S.H., dan dihadiri Wakil Wali Kota Bukittinggi Ibnu Asis, S.STP., Kapolresta Bukittinggi Kombes Pol. Ruly Indra Wijayanto, S.I.K., M.Si., Ketua DPRD Kota Bukittinggi H. Syaiful Efendi, Lc., M.A., serta unsur Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kota Bukittinggi.
Turut hadir Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi Elza Aulia, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bukittinggi Albertiusman, para kepala SKPD dan OPD, camat dan lurah se-Kota Bukittinggi, Ketua Organda Kota Bukittinggi Syafrizal, perwakilan sopir angkutan kota, serta perwakilan siswa-siswi tingkat SMP.
Dalam laporannya, Kepala Dinas Perhubungan Kota Bukittinggi Elza Aulia menyampaikan bahwa Program Angkutan Sekolah Gratis bertujuan memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar, mengurangi penggunaan kendaraan pribadi menuju sekolah, mengantisipasi kemacetan, serta mendukung keberlangsungan usaha angkutan umum.
Pada tahap uji coba, program tersebut menyasar sebanyak 874 pelajar dari delapan SMP Negeri di Kota Bukittinggi. Untuk mendukung pelaksanaannya, pemerintah melibatkan 53 unit angkutan umum yang telah memenuhi persyaratan laik jalan.
Wali Kota Bukittinggi H. Muhammad Ramlan Nurmatias mengatakan program tersebut merupakan salah satu upaya pemerintah dalam mengatasi persoalan kemacetan di tengah keterbatasan ruas jalan Kota Bukittinggi.
Menurutnya, apabila ratusan pelajar menggunakan angkutan sekolah gratis, penggunaan kendaraan pribadi untuk mengantar dan menjemput siswa dapat dikurangi sehingga kepadatan lalu lintas pada jam sekolah diharapkan ikut berkurang.
Selain mengurangi kemacetan, program ini juga diharapkan memberikan kepastian transportasi bagi pelajar sekaligus meringankan beban orang tua.
“Program ini akan terus dikembangkan. Uji coba ini baru untuk SMP Negeri dan nantinya akan kita kembangkan ke sekolah swasta,” ujar Wali Kota.
Ia menegaskan, program tersebut juga diharapkan dapat meningkatkan kedisiplinan pelajar dan mendorong para pengemudi angkutan umum untuk memberikan pelayanan yang aman, tertib dan nyaman.
Para pengemudi diharapkan berpenampilan rapi, menjaga kebersihan kendaraan, tidak ugal-ugalan serta senantiasa mematuhi aturan lalu lintas demi keselamatan para pelajar.
Dalam pelaksanaannya, setiap pelajar akan mendapatkan voucher atau karcis yang digunakan untuk perjalanan pergi dan pulang sekolah pada hari sekolah. Sementara itu, pengemudi dapat menukarkan karcis tersebut kepada Dinas Perhubungan sesuai mekanisme yang telah ditetapkan.
Rangkaian launching dilanjutkan dengan penyerahan karcis kepada perwakilan pelajar oleh Wali Kota Bukittinggi bersama Forkopimda, penyerahan rompi kepada perwakilan sopir angkutan umum, foto bersama, pemasangan stiker pada angkutan kota, serta pelepasan simulasi angkutan umum bagi pelajar.
Program Angkutan Sekolah Gratis diharapkan menjadi salah satu solusi dalam mengurangi penggunaan kendaraan pribadi, mengantisipasi kepadatan lalu lintas pada jam masuk dan pulang sekolah, sekaligus memberikan kemudahan akses transportasi bagi pelajar.
Pelibatan angkutan umum dan Organda juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap keberlangsungan usaha angkutan umum di Kota Bukittinggi.
Ke depan, pelaksanaan program akan dievaluasi secara berkala, terutama terkait efektivitas trayek, jumlah armada, kedisiplinan pengemudi, keselamatan pelajar, serta mekanisme voucher atau karcis agar program dapat berjalan aman, efektif dan tepat sasaran.( Syafrianto)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar