Kemenag Kota Solok Pacu Transformasi Madrasah, Bidik Mutu Pendidikan Berstandar Global.

Kemenag Kota Solok Pacu Transformasi Madrasah, Bidik Mutu Pendidikan Berstandar Global.

Redaksi

KOTA SOLOK. Sumbarmaju. Com — Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Solok terus mendorong percepatan peningkatan mutu dan transformasi pendidikan madrasah agar mampu bersaing di tingkat global, tanpa meninggalkan identitas keislaman sebagai fondasi utama pendidikan.

Komitmen tersebut ditegaskan Kepala Kantor Kemenag Kota Solok, H. Amril, dalam diskusi rutin secara daring melalui Zoom Meeting yang diikuti seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Kemenag Kota Solok, Jumat (9/10/2026).


Kegiatan yang dilaksanakan setiap dua minggu sekali itu menjadi salah satu wadah penguatan kapasitas aparatur dan penyamaan persepsi dalam mendorong inovasi serta peningkatan kualitas pelayanan pendidikan madrasah selama pelaksanaan Work From Home (WFH).


Diskusi menghadirkan Kepala MIN Kota Solok, Miss Rina, sebagai narasumber utama dengan materi bertajuk Strategi Transformasi Madrasah Mandiri Berprestasi, Internalisasi Praktik Baik, Kurikulum Adaptif Ekosistem Belajar Kompetitif. 


Kegiatan dipandu Geby selaku pembawa acara.

Dalam arahannya, H. Amril menekankan bahwa pengelolaan madrasah tidak boleh berhenti pada rutinitas administrasi semata. 


Madrasah harus bergerak menuju tata kelola yang lebih inovatif, pembelajaran berkualitas, serta budaya kerja yang berorientasi pada hasil dan prestasi.

Menurutnya, transformasi pendidikan membutuhkan komitmen seluruh unsur madrasah, mulai dari kepala madrasah, guru, tenaga kependidikan hingga jajaran pengawas. 


Seluruh elemen harus memiliki visi yang sama untuk mewujudkan madrasah yang maju, bermutu dan mampu menjawab tantangan zaman.

Salah satu fokus yang ditekankan ialah penguatan tata kelola berbasis digital.


 Digitalisasi administrasi dan pelaporan kinerja diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pelayanan, transparansi, akuntabilitas, serta integritas dalam penyelenggaraan pendidikan.


Selain pembenahan tata kelola, Kemenag Kota Solok juga mendorong penerapan pembelajaran bermakna yang menempatkan peserta didik sebagai pusat proses pendidikan. 


Pendekatan ini diarahkan untuk membangun kemampuan berpikir kritis, memperkuat karakter, serta mengembangkan keterampilan yang dibutuhkan pada abad ke-21.


Pengembangan ekosistem prestasi turut menjadi perhatian, termasuk mendorong peserta didik agar mampu berkompetisi dalam berbagai ajang talenta di tingkat nasional maupun internasional. Upaya tersebut membutuhkan kurikulum adaptif, kreativitas guru, serta lingkungan belajar yang mendukung pengembangan potensi siswa.


H. Amril juga menegaskan pentingnya budaya kerja kolaboratif yang ditopang kedisiplinan dan peningkatan kompetensi secara berkelanjutan. 


Sinergi antara pejabat struktural, pengawas, kepala madrasah, guru dan tenaga administrasi menjadi bagian penting dalam memastikan transformasi berjalan secara konsisten.


Melalui penguatan komitmen, inovasi digital, pembelajaran berkualitas dan kolaborasi lintas unsur, Kemenag Kota Solok menargetkan madrasah semakin siap menghadapi tantangan pendidikan modern serta melahirkan generasi yang berkarakter Islami, berprestasi dan berdaya saing global.


Transformasi madrasah pada akhirnya bukan sekadar perubahan sistem administrasi, melainkan upaya membangun ekosistem pendidikan yang mampu memberikan manfaat nyata bagi peserta didik dan masyarakat.(Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar