Solok, SumbarMaju.com – Gedung Kubuang Tigo Baleh, Kota Solok, Sabtu (8/11) dipenuhi semangat wisuda ke-64 Universitas Mahaputra Muhammad Yamin (UMMY) Solok. Sebanyak 146 wisudawan dan wisudawati dari empat fakultas mengikrarkan janji dan sumpah, menandai puncak perjuangan mereka menimba ilmu.
Rektor UMMY Solok, Prof. Dr. Ir. Syahro Ali Akhbar, MP, dalam sambutannya menyampaikan pesan inspiratif: “Alumni UMMY harus menjaga nama baik almamater dan menghormati jasa pahlawan nasional Mr. Muhammad Yamin. Gelar sarjana adalah amanah, bukan sekadar prestasi akademik.”
Keempat fakultas yang diwisuda meliputi:
Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) – 55 orang
Fakultas Ekonomi (Fekon) – 46 orang
Fakultas Pertanian (Faperta) – 23 orang
Fakultas Hukum (Fhuk) – 22 orang
Hingga 2025, total alumni UMMY telah mencapai 8.350 orang, tersebar di berbagai bidang pemerintahan, bisnis, dan pendidikan. Prof. Syahro mengingatkan para lulusan untuk menghargai perjuangan orang tua, keluarga, dan dosen yang telah membimbing mereka hingga titik ini.
Selain itu, UMMY terus berinovasi dengan membuka 13 program studi baru, termasuk Program Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) untuk jurusan Ilmu Hukum, Akuntansi, Peternakan, Agroteknologi, Pendidikan Bahasa Indonesia, dan Pendidikan Ekonomi. Pada tahun akademik 2025/2026, universitas ini menyalurkan beasiswa Rp1,19 miliar kepada 409 mahasiswa melalui program KIP-K (Bidikmisi).
Tidak berhenti di situ, UMMY baru saja membuka Program Magister (S2) Peternakan, yang mulai kuliah pada 25 Oktober 2025 dengan enam mahasiswa, dan tengah menyiapkan program magister di bidang Pendidikan Bahasa Indonesia dan Ilmu Hukum, memperkuat kualitas pendidikan tinggi di Sumatera Barat.
Ketua DPRD Kota Solok, Fauzi Rusli, mewakili Ikatan Keluarga Alumni (IKA) UMMY, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya wisuda dan menekankan tanggung jawab moral alumni. Ia menekankan, sejumlah pejabat tinggi di Kota Solok saat ini adalah alumni UMMY, mulai dari wali kota, wakil wali kota, ketua DPRD, hingga pejabat eselon. Sebagai bentuk apresiasi, Bank Nagari Cabang Solok memberikan bonus Rp1 juta untuk wisudawan terbaik.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kota Solok, Dr. Desmon, mengingatkan para lulusan agar tidak hanya berorientasi mencari pekerjaan, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru, menebarkan energi positif, dan terus berkontribusi bagi masyarakat.
Prof. Syahro menutup sambutannya dengan harapan agar UMMY bisa menjadi Universitas Negeri Mahaputra Muhammad Yamin, dan meminta dukungan penuh dari tujuh kepala daerah pendiri universitas: Kota Solok, Kabupaten Solok, Solok Selatan, Kota Sawahlunto, Sijunjung, Dharmasraya, dan Tanah Datar.
Wisuda ke-64 UMMY Solok bukan hanya menjadi momen perayaan kelulusan, tetapi juga pengingat agar alumni terus berkarya, menjaga integritas, dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat. Dengan bekal ilmu dan pengalaman yang diperoleh, para lulusan kini siap menghadapi tantangan dunia kerja dan membuka peluang baru untuk kemajuan Sumatera Barat.
( Yef )

Tidak ada komentar:
Posting Komentar