DR. Rika Maria MA, Kepala MAN 1 Peka Tanah Datar, Ikuti Sosialisasi KMA No.1503 Tahun 2025 Secara Virtual

DR. Rika Maria MA, Kepala MAN 1 Peka Tanah Datar, Ikuti Sosialisasi KMA No.1503 Tahun 2025 Secara Virtual

Redaksi

Tanah Datar,SumbarMaju.Com - Kepala MAN 1 Peka Tanah Datar, DR. Rika Maria MA, mengikuti kegiatan sosialisasi nasional terkait pembaruan kebijakan kurikulum yang diselenggarakan oleh Direktorat KSKK Madrasah Kementerian Agama RI. Kegiatan tersebut dilaksanakan secara virtual melalui Zoom Meeting pada Rabu, 19 November 2025, dan menghimpun para kepala madrasah dari seluruh Indonesia untuk memperoleh pemahaman menyeluruh mengenai arah baru pengembangan kurikulum madrasah.

Dalam kegiatan tersebut, berbagai pemaparan komprehensif disampaikan oleh tim Direktorat KSKK Madrasah mengenai regulasi dan pedoman terbaru yang akan menjadi rujukan pelaksanaan pendidikan di madrasah. Materi sosialisasi meliputi penjelasan utuh mengenai KMA No.1503 Tahun 2025 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum, pembaruan Panduan Kurikulum Madrasah, penguatan konsep Pembelajaran dan Asesmen, serta penajaman Panduan Kokurikuler sebagai bagian integral dari pengembangan karakter dan kompetensi siswa. Keempat pedoman tersebut dihadirkan sebagai penyempurnaan sistematis dalam rangka modernisasi kurikulum madrasah.


Dalam kesempatannya, DR. Rika Maria MA menyampaikan bahwa sosialisasi ini sangat penting dan strategis bagi madrasah, terutama dalam menyongsong perubahan kebijakan pendidikan yang terus berkembang mengikuti tuntutan zaman. Ia menegaskan bahwa kurikulum bukan sekadar dokumen administratif, tetapi merupakan fondasi utama dalam membentuk arah pendidikan dan kualitas peserta didik yang dihasilkan. Menurutnya, pemahaman mendalam terhadap KMA terbaru menjadi langkah awal bagi madrasah untuk memperkuat fondasi pembelajaran yang berorientasi pada kompetensi, karakter, kolaborasi, serta kecakapan hidup masa depan.

Ia menilai bahwa penyesuaian kurikulum, model asesmen, serta penguatan kokurikuler merupakan tiga pilar yang tidak dapat dipisahkan. Pembelajaran modern menuntut guru untuk memahami dinamika asesmen yang lebih autentik, menekankan proses, perkembangan, dan pencapaian kompetensi secara menyeluruh. Dengan sistem evaluasi yang terukur dan terarah, peserta didik akan mendapatkan pengalaman belajar yang lebih bermakna, tidak hanya sekadar mengejar nilai, tetapi juga menumbuhkan kepercayaan diri, kreativitas, dan keterampilan berpikir kritis.


Dalam konteks kokurikuler, DR. Rika Maria menegaskan bahwa madrasah harus mampu menghadirkan kegiatan yang sejalan dengan kebutuhan peserta didik dan relevan dengan perkembangan masyarakat. Kegiatan kokurikuler yang dirancang secara sistematis akan membantu memperkuat karakter, menumbuhkan kepemimpinan, meningkatkan kedisiplinan, serta memberikan ruang bagi siswa untuk mengekspresikan bakat dan minatnya. Menurutnya, kokurikuler merupakan bagian penting dalam membentuk profil pelajar madrasah yang berintegritas, berdaya saing, dan memiliki kemampuan beradaptasi dengan perubahan global.


Selain itu, ia menyoroti perlunya sinergi di internal madrasah dalam menerapkan seluruh pedoman baru tersebut. Guru, tenaga kependidikan, dan seluruh pemangku kepentingan madrasah harus memahami arah kebijakan secara bersama-sama. Dengan demikian, implementasi kurikulum dapat berjalan lebih efektif dan menyatu dalam keseluruhan manajemen sekolah. Ia berencana membawa hasil sosialisasi ini ke dalam forum rapat internal MAN 1 Peka Tanah Datar, agar seluruh unsur madrasah memiliki pandangan yang sama dan siap melaksanakan kurikulum baru secara terencana dan konsisten.


Menurut DR. Rika Maria, perubahan kurikulum bukanlah sekadar pergantian istilah atau penyesuaian dokumen, tetapi sebuah proses pembaruan budaya kerja dan tata kelola pembelajaran. Hal ini menuntut komitmen, kedisiplinan, serta kemauan untuk belajar dan terus memperbaiki diri. Dengan dukungan penuh dari guru dan unsur madrasah lainnya, ia optimis MAN 1 Peka Tanah Datar dapat menjadi madrasah yang maju dan adaptif, sekaligus mampu memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik.


Mengakhiri keterangannya, ia menyampaikan harapan agar pedoman baru yang disosialisasikan ini dapat menjadi pijakan kuat bagi seluruh madrasah di Indonesia untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata. Kurikulum yang dirancang dengan baik dan dijalankan dengan kesungguhan diyakini akan melahirkan generasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga matang secara karakter, berakhlak mulia, serta siap berkontribusi positif bagi bangsa dan negara.( Dioni / Yef )

Tidak ada komentar:

Posting Komentar