Solok, Sumatera Barat. SumbarMaju.com — Hujan deras yang mengguyur Solok lima hari terakhir membuat debit Batang Air Saniang Baka meningkat tajam pada Selasa malam. Derasnya aliran sungai menyebabkan empat unit rumah warga beserta bangunan dapur yang berada di sepanjang bantaran hanyut terbawa arus.Selasa ,25/11/2025.
Salah satu warga yang menjadi korban adalah Delfia Akib (59 tahun). Sebagian besar bagian rumahnya dibawa arus sungai, termasuk dinding belakang dan dapur yang ambruk saat air tiba-tiba naik. Sejumlah perabotan juga hilang terseret derasnya aliran sungai.
Banjir juga berdampak pada infrastruktur. Sebagian jalan lingkar Saniang Baka retak dan hanyut tergerus air sungai, mengganggu akses masyarakat dan membutuhkan penanganan cepat dari pihak terkait.
Terkait kondisi ini, Plt Wali Nagari Saniang Bakar, Zulmaidia SH, saat dihubungi terpisah mengimbau seluruh warga agar tetap waspada. Ia menegaskan bahwa potensi hujan masih tinggi dan kondisi sungai dapat kembali meningkat sewaktu-waktu. “Kami berharap masyarakat di daerah rawan untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melapor jika ada tanda-tanda bahaya,” ujarnya.
Warga menuturkan bahwa air naik secara mendadak dari arah hulu. Dalam hitungan menit, aliran yang semula normal berubah menjadi sangat deras dan menghantam permukiman di tepi sungai. Sebagian warga hanya sempat menyelamatkan dokumen penting dan pakaian seadanya.
Saat ini masyarakat bersama aparat nagari masih melakukan pembersihan lumpur, kayu, dan puing bangunan yang terbawa arus. Debit air Batang Air Saniang Baka masih berada pada level siaga, sehingga warga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan ke depan.
Pihak BPBD Kabupaten Solok dan aparat terkait telah menyiapkan langkah-langkah antisipasi tambahan, termasuk pemantauan sungai secara berkala dan evakuasi warga bila diperlukan, agar dampak banjir dapat diminimalkan.
( Yef )


Tidak ada komentar:
Posting Komentar