Sumbarmaju. Com, Kab. Solok — Pemerintah Kabupaten Solok menunjukkan komitmen kuat dalam percepatan pemulihan pascabencana dengan menyerahkan Dokumen Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI. Penyerahan tersebut dilakukan pada Rapat Koordinasi (Rakor) Sinergitas Dokumen R3P Sumatera Barat Tahun 2025 yang digelar di Auditorium Gubernuran Sumatera Barat, Kamis (8/1/2025).
Rakor strategis ini dihadiri oleh Sekretaris Utama BNPB RI Rustian, S.Si., Apt., M.Kes, Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Barat Arry Yuswandi, S.KM., M.KM, Bupati Solok Jon Firman Pandu, SH, para bupati dan wali kota daerah terdampak bencana hidrometeorologi se-Sumatera Barat, serta jajaran sekretaris daerah dan kepala OPD terkait.
Dalam paparannya, Bupati Solok Jon Firman Pandu mengungkapkan bahwa bencana hidrometeorologi yang melanda Kabupaten Solok memberikan dampak luas, terutama di wilayah barat sepanjang Pegunungan Bukit Barisan. Dari total 14 kecamatan yang ada, 12 kecamatan tercatat terdampak langsung oleh bencana yang terjadi beberapa waktu lalu.
“Bencana tersebut menimbulkan dampak signifikan pada berbagai sektor, mulai dari perumahan, infrastruktur, sosial hingga perekonomian masyarakat. Total kerugian di Kabupaten Solok mencapai Rp1,98 triliun. Alhamdulillah, di tengah besarnya kerusakan dan kerugian tersebut, tidak terdapat korban jiwa,” ujar Bupati Jon Firman Pandu.
Lebih lanjut, Bupati Solok menegaskan pentingnya dukungan dari BNPB serta Kementerian dan Lembaga (K/L) terkait guna memenuhi kebutuhan recovery pascabencana, sebagaimana tertuang dalam Dokumen R3P Kabupaten Solok yang telah disusun secara komprehensif sebagai acuan rehabilitasi dan rekonstruksi.
Pada kesempatan tersebut, Bupati Solok secara resmi menandatangani Dokumen R3P Kabupaten Solok dan menyerahkannya langsung kepada Sekretaris Utama BNPB RI. Penyerahan ini menjadi simbol komitmen Pemerintah Kabupaten Solok dalam mewujudkan pemulihan pascabencana yang terencana, terpadu, dan berkelanjutan.
Pemerintah Kabupaten Solok berharap sinergi yang kuat antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, serta pemerintah kabupaten/kota terus diperkuat, sehingga proses rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana—khususnya di Kabupaten Solok—dapat berjalan optimal demi memulihkan kehidupan masyarakat dan mendorong pembangunan daerah ke depan. (A.R)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar