Payakumbuh, Sumbarmaju.com- Dalam menyambut Bulan Suci Ramadhan 1447 H, Bupati Lima Puluh Kota H. Safni Sikumbang beserta Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha menggelar acara syukuran dan silaturahmi di Rumah Dinas Bupati Labuh Basilang, Senin (16/2/2026).
Acara tersebut menghadirkan berbagai elemen penting dari lingkungan pemerintahan dan masyarakat.
Di antara hadir adalah Mantan Bupati Ir. Irpendi Arbi, Mantan Wakil Bupati Ferizal Ridwan, Purnawirawan Djasrin Marin, Mantan Ketua DPRD Ismardi BA, Mantan Anggota DPRD Tedy Sutendi, SH., MH., dan Khairul Apit. Juga hadir sejumlah Anggota DPRD aktif seperti Alia Efendi, Siska, Hendri Sag, Yakubis, dan Dody Arestu, serta seluruh Kepala OPD, puluhan wartawan dari berbagai media, perwakilan LSM, Camat, Wali Nagari, Kepala Jorong, dan pengurus Bamus serta Bundo Kanduang sebagai perwakilan elemen masyarakat adat dan agama.
Pada awal acara, sambutan disampaikan oleh Mantan Ketua DPRD Lima Puluh Kota Ismardi BA yang menyampaikan rasa terima kasih atas undangan tersebut. Menurutnya, acara ini merupakan bentuk nyata dari jalinan hati yang erat antara pemerintah daerah dengan seluruh masyarakat. "Membangun daerah tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri, tetapi harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Hanya dengan kolaborasi yang kuat, kita bisa mewujudkan Lima Puluh Kota yang bangkit dan bermartabat," ujarnya.
Ismardi juga mengajak seluruh hadirin memanfaatkan momentum Ramadhan untuk saling maaf dan memaafkan.
Tak ada satupun manusia yang tidak pernah melakukan salah dan khilaf. Mari kita gunakan kesempatan ini untuk membersihkan hati dan mempererat tali silaturahmi antar sesama," ucapnya.
Selain itu, ia mengingatkan agar masyarakat tidak terpancing oleh isu-isu politik yang berpotensi mengganggu kondisi kondusif daerah.
"Ibarat berlayar di lautan luas, karam di tengah perjalanan bisa saja terjadi, tetapi yang paling penting adalah jangan sampai kita kehilangan pendayung atau semangat untuk terus berjuang bersama," jelasnya.
Kemudian, Bupati H. Safni Sikumbang menyampaikan pesan penting kepada lebih dari 400 ribu masyarakat Lima Puluh Kota yang diwakili oleh para tokoh. Dengan penuh kerendahan hati, ia bersama Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha dan keluarga mengucapkan permintaan maaf secara langsung. "Melalui acara ini, dari lubuk hati yang paling dalam, saya bersama Wabup dan keluarga kami ingin meminta maaf kepada seluruh masyarakat jika selama ini ada kekurangan atau hal yang belum sesuai dengan harapan," ucap Bupati Safni.
Ia menambahkan bahwa acara syukuran kali ini merupakan yang pertama kalinya diadakan di Rumah Dinas Bupati, dan sangat mengharapkan masukan serta saran konstruktif dari seluruh tokoh masyarakat terkait pengembangan daerah ke depan. "Kami tidak bisa bekerja sendiri. Setiap ide dan masukan dari masyarakat adalah modal berharga untuk membangun Lima Puluh Kota yang lebih baik," Ujarnya.
Pada bagian penutup, Bupati Safni Sikumbang dan Wakil Bupati Ahlul Badrito Resha secara langsung memasangkan "tanda hati" berupa kain sarung kepada beberapa tokoh masyarakat yang hadir. Kain sarung tersebut bukan hanya sebagai cenderamata, tetapi juga memiliki makna simbolis terkait prinsip kepemimpinan yang dijunjung tinggi.
Ferizal Ridwan selaku Mantan Wakil Bupati Lima Puluh Kota(2016-2021) mengapresiasi apa yang dilakukan Bupati H. Safni dan Wakil Bupati. Menurutnya, hal itu merupakan bentuk komunikasi yang luar biasa. "Bisa merangkul semua pihak untuk membangun Lima Puluh Kota sesuai visi misi daerah", ujarnya
Kami pernah mengalami hal serupa, waktu kumpulkan semua komponen masyarakat bertakjub karena bisa terjalin komunikasi yang baik. Di acara itu hadir puluhan profesor dan akademisi, dan selama Ramadhan 29 atau 30 malam kami mengundang masyarakat dari berbagai nagari dengan acara 'Ramadhan Berbagai Nikmat'.
Jadi saya sangat apresiasi apa yang dilakukan Pemerintah Daerah. Luar biasa dan dapat mencairkan kebekuan komunikasi selama ini, serta membuktikan keterbukaan kepemimpinan untuk menerima masukan, kritikan produktif, serta bersama-sama membangun daerah," ujarnya.
Dikutip dari media sosial Saiful Guci, salah satu tokoh birokrat yang menerima cenderamata, menyampaikan rasa syukurnya. "Alhamdulillah, tadi malam rasanya seperti mimpi, tetapi kini nyata bahwa saya mendapatkan tanda cinta dari Bupati dan Wakil Bupati periode 2025-2030. Kain sarung yang diberikan ini melambangkan kesederhanaan, kerendahan hati, dan fleksibilitas dalam menghadapi segala tantangan pembangunan," ucapnya.
Acara syukuran kali ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga sebagai momentum untuk memperkuat semangat kebersamaan dalam membangun daerah berdasarkan prinsip kepemimpinan yang melayani. (Agus Suprianto)




Tidak ada komentar:
Posting Komentar