Muaro Pingai.SumbarMaju.com — Kepedulian terhadap sesama kembali ditunjukkan melalui sumbangan para perantau Muaro Paneh yang menyalurkan bantuan berupa 120 kilogram rendang siap santap kepada nagari yang terdampak musibah banjir dan galodo, Senin (16/2/2026).
Bantuan tersebut merupakan hasil gotong royong perantau bersama masyarakat kampung halaman.
Koordinator perantau Muaro Paneh, Nasrizon Datuk Sati, yang akrab disapa Eri, menyampaikan bahwa aksi sosial ini lahir dari rasa tanggung jawab moral dan ikatan batin yang kuat terhadap ranah kelahiran. Menurutnya, ketika nagari dilanda musibah, perantau memiliki kewajiban untuk ikut meringankan beban, meskipun berada jauh dari kampung.
“Kami mungkin jauh secara jarak, tapi hati kami tetap di kampung. Saat mendengar kabar banjir dan galodo, kami langsung berkoordinasi.
Alhamdulillah terkumpul 120 kilogram rendang yang bisa segera kami salurkan,” ujar Nasrizon dengan penuh haru.
Ia menegaskan bahwa bantuan tersebut bukan sekadar makanan, melainkan simbol kepedulian dan persaudaraan. Setiap prosesnya dilakukan dengan semangat kebersamaan, mulai dari pengumpulan dana hingga pengolahan rendang.
“Rendang ini dimasak dengan doa dan keikhlasan. Kami berharap saudara-saudara kami yang terdampak merasakan bahwa mereka tidak sendiri. Ada kami, para perantau, yang selalu bersama mereka dalam kondisi apa pun,” tambahnya.
Sebanyak 120 kilogram rendang tersebut diolah langsung oleh Bundo Kanduang Muaro Paneh secara bergotong royong. Proses memasak dilakukan dengan penuh kekompakan, mulai dari mempersiapkan bahan hingga pengemasan untuk memastikan bantuan siap didistribusikan.
Ketua Bundo Kanduang Muaro Paneh, Rita Akhir Mairia, menyampaikan bahwa keterlibatan kaum ibu merupakan wujud nyata kepedulian perempuan Minangkabau dalam aksi kemanusiaan. Ia berharap bantuan tersebut dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan warga selama masa tanggap darurat.
Bantuan disalurkan ke nagari terdampak yakni Saniang Baka, Muaro Pingai, dan Paninggahan yang mengalami kerusakan akibat banjir dan galodo. Penyaluran dilakukan bersama relawan serta perangkat nagari agar tepat sasaran.
Haris Wandi, ST, Pj Wali Muaro Paneh, yang turut serta mengantarkan bantuan, atas nama Pemerintah Nagari Muaro Paneh menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para perantau dan Bundo Kanduang atas kepedulian yang telah diberikan.
Sementara itu, Wali Nagari Muaro Pingai, Dodi Harmen, mengucapkan terima kasih atas bantuan 120 kilogram rendang tersebut.
Ia menyebutkan bahwa bantuan tersebut sangat berarti bagi masyarakatnya yang sedang berjuang bangkit dari dampak bencana.
Aksi ini menjadi bukti kuatnya solidaritas antara perantau dan kampung halaman.
Di tengah ujian alam yang datang, semangat gotong royong dan rasa persaudaraan tetap menjadi kekuatan utama masyarakat dalam menghadapi dan melewati masa sulit bersama.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar