Singkarak, SumbarMaju. Com – Upaya pencegahan penyalahgunaan narkotika terus digencarkan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Solok melalui kegiatan sosialisasi di lingkungan pendidikan.
Kali ini, kegiatan tersebut menyasar pelajar MAN 2 Solok yang dilaksanakan pada Kamis (30/4) di Mushala Nurul Fikri MAN 2 Solok.
Kegiatan ini menjadi bagian dari edukasi dini kepada generasi muda agar memiliki pemahaman yang kuat tentang bahaya narkotika, psikotropika, dan zat adiktif (NAFZA), yang dapat merusak masa depan serta kehidupan sosial apabila disalahgunakan.
Dalam penyampaiannya, tim dari BNN Kabupaten Solok memberikan pemahaman menyeluruh mengenai jenis-jenis NAFZA, cara peredarannya di lingkungan remaja, hingga dampak serius yang ditimbulkan terhadap kesehatan, mental, dan masa depan pelajar.
BNN juga mengingatkan bahwa lingkungan pergaulan menjadi salah satu faktor terbesar yang dapat mempengaruhi keterlibatan remaja dalam penyalahgunaan narkoba.
Karena itu, pelajar diminta untuk lebih selektif dalam bergaul serta memperkuat iman dan karakter diri.
Selain edukasi, siswa MAN 2 Solok juga diajak untuk mengambil peran aktif sebagai pelopor gerakan anti narkoba di lingkungan sekolah. Peran ini diharapkan dapat menciptakan suasana pendidikan yang aman, sehat, dan bebas dari pengaruh narkotika.
Kepala MAN 2 Solok, Maidison, mengapresiasi langkah BNN yang terus hadir memberikan pembinaan langsung kepada peserta didik.
Menurutnya, kegiatan seperti ini sangat penting untuk memperkuat kesadaran siswa sejak dini.
Ia menegaskan bahwa pihak sekolah akan terus mendukung program pencegahan narkoba dengan memperkuat pengawasan serta pembinaan karakter di lingkungan madrasah.
“Kami sangat berterima kasih kepada BNN Kabupaten Solok. Edukasi seperti ini sangat dibutuhkan siswa agar mereka benar-benar memahami bahaya narkoba,” ungkapnya.
Kegiatan berlangsung dalam suasana interaktif, ditandai dengan antusiasme siswa dalam sesi diskusi dan tanya jawab bersama narasumber.
Dengan adanya sosialisasi ini, diharapkan para pelajar MAN 2 Solok semakin waspada terhadap bahaya NAFZA serta mampu menjadi garda terdepan dalam upaya pencegahan narkoba, baik di lingkungan sekolah maupun masyarakat.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar