Bengkulu, sumbarmaju.com — Upaya memperkuat wawasan kebangsaan dan memperkaya metode pembelajaran terus dilakukan oleh para guru Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Solok. Salah satunya melalui kegiatan studi edukasi ke Kota Bengkulu yang dilaksanakan pada Sabtu (11/04).
Kegiatan ini menjadi sarana bagi para guru untuk belajar langsung dari sumber sejarah dengan mengunjungi sejumlah situs penting, di antaranya rumah kediaman Fatmawati serta rumah pengasingan Soekarno.
Dalam kunjungan tersebut, para guru tampak antusias menyimak penjelasan pemandu terkait perjalanan sejarah perjuangan bangsa.
Bengkulu diketahui memiliki peran penting dalam perjalanan hidup Bung Karno, terutama saat menjalani masa pengasingan oleh pemerintah kolonial.
Di lokasi ini, peserta diajak menelusuri jejak sejarah dengan melihat berbagai peninggalan yang masih terjaga hingga kini.
Sementara itu, kunjungan ke rumah Fatmawati memberikan wawasan mendalam mengenai sosok perempuan inspiratif yang memiliki peran besar dalam sejarah kemerdekaan Indonesia.
Para guru memperoleh informasi tentang kehidupan serta kontribusinya, termasuk dalam menjahit bendera pusaka Merah Putih.
Kepala MAN 2 Solok, Maidison, menyampaikan bahwa kegiatan ini menjadi bagian dari strategi meningkatkan kualitas pembelajaran di sekolah.
“Melalui studi edukasi ini, kami berharap para guru dapat menghadirkan pembelajaran sejarah yang lebih kontekstual, sehingga siswa tidak hanya memahami materi, tetapi juga merasakan makna perjuangan bangsa,” ujarnya.
Ia menambahkan, pengalaman langsung di lapangan diharapkan mampu membangkitkan semangat nasionalisme yang kemudian dapat ditransformasikan kepada para siswa di kelas.
Kegiatan ini pun mendapat respons positif dari para peserta. Selain menambah pengetahuan, studi edukasi tersebut juga menjadi ajang refleksi untuk memperkuat peran guru sebagai agen perubahan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda.
Dengan semangat tersebut, MAN 2 Solok terus berkomitmen menciptakan pembelajaran yang tidak hanya informatif, tetapi juga inspiratif dan berakar pada nilai-nilai sejarah bangsa.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar