Kemenag Sumbar Fokus Perbaikan LKj Triwulan II, Kakanwil Minta Pelaporan Lebih Akurat.

Kemenag Sumbar Fokus Perbaikan LKj Triwulan II, Kakanwil Minta Pelaporan Lebih Akurat.

Redaksi

Padang, SumbarMaju. Com — Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat menegaskan fokus pada peningkatan kualitas Laporan Kinerja (LKj) Triwulan II serta penguatan Sistem Pengendalian Intern Pemerintah (SPIP) melalui evaluasi menyeluruh di seluruh satuan kerja di lingkungan Kemenag Sumbar, Jumat, 5 Juni 2026.

Kepala Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat, Mustafa, menekankan bahwa seluruh jajaran harus melakukan penyisiran ulang terhadap data dan dokumen pelaporan agar lebih akurat, valid, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Menurutnya, peningkatan kualitas pelaporan menjadi hal penting dalam mendukung capaian kinerja institusi, terutama dalam menghadapi evaluasi Triwulan II yang menuntut ketepatan waktu dan kelengkapan bukti dukung.


“Kita tidak boleh lagi bekerja terburu-buru di akhir waktu. Semua harus dipersiapkan sejak awal, sehingga tidak terjadi injury time yang dapat mengganggu kualitas laporan,” tegas Mustafa.


Ia juga mengingatkan bahwa pelaksanaan SPIP harus dipahami secara menyeluruh oleh seluruh ASN, tidak hanya menjadi tanggung jawab satu unit kerja tertentu seperti Ortala, melainkan merupakan kerja bersama seluruh unsur di lingkungan Kanwil.


Dalam kesempatan tersebut, Mustafa kembali menegaskan bahwa SPIP mengacu pada KMA Nomor 580 Tahun 2019 serta pedoman teknis dari BPKP, sehingga setiap indikator harus dipenuhi secara benar dan disertai bukti pendukung yang lengkap.


Lebih lanjut, ia meminta agar setiap bidang, termasuk Pembimas dan satuan kerja di kabupaten/kota, memastikan kontribusi masing-masing telah terdokumentasi dengan baik dalam sistem pelaporan yang berlaku.

“SPIP tidak cukup hanya dipahami secara teori, tetapi harus dibuktikan dengan eviden yang jelas. Ini menyangkut akuntabilitas kita bersama,” ujarnya.


Tim Ortala yang dipimpin Sukmurdianto bersama Tim SPIP di bawah koordinasi Mulyono akan melakukan pemetaan dan verifikasi kontribusi setiap unit kerja secara lebih detail.


Dengan penguatan sistem pelaporan ini, Kemenag Sumbar berharap capaian kinerja dan tata kelola pemerintahan dapat semakin meningkat, transparan, dan akuntabel di seluruh lini organisasi.( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar