Padang.SumbarMaju.com – PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatera Barat memastikan kesiapan penuh sistem kelistrikan untuk mendukung pelayanan pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang Tahun 1447 H/2026 M.
Komitmen tersebut ditunjukkan melalui kunjungan langsung General Manager PLN UID Sumatera Barat, Ajrun Karim, ke Asrama Haji Padang, Rabu (3/6/2026).
Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah antisipatif guna memastikan seluruh infrastruktur kelistrikan yang menopang operasional Asrama Haji Padang berada dalam kondisi aman dan andal.
Mengingat Asrama Haji menjadi pusat pelayanan jemaah setelah kembali dari Tanah Suci, keandalan pasokan listrik menjadi salah satu faktor penting dalam menjamin kenyamanan dan kelancaran layanan.
Dalam kesempatan itu, Ajrun Karim bersama jajaran PLN melakukan peninjauan langsung ke sejumlah fasilitas kelistrikan, termasuk gudang genset yang menjadi sumber daya cadangan apabila terjadi gangguan pada jaringan utama. Pemeriksaan dilakukan secara menyeluruh untuk memastikan seluruh peralatan berfungsi optimal dan siap digunakan sewaktu-waktu.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut tim dari Unit Layanan Pelanggan (ULP) dan UP3 Padang Koto Tangah. Bersama pihak Asrama Haji Padang, mereka mengevaluasi kondisi jaringan listrik, sistem cadangan daya, serta kesiapan personel dalam menghadapi berbagai kemungkinan yang dapat memengaruhi kelancaran pelayanan.
Ajrun Karim mengatakan bahwa PLN memiliki tanggung jawab untuk memastikan seluruh objek vital pelayanan publik mendapatkan dukungan kelistrikan yang andal, termasuk Asrama Haji Padang yang setiap tahun menjadi pusat pelayanan ribuan jemaah haji asal Sumatera Barat dan provinsi lainnya yang tergabung dalam Debarkasi Padang.
Menurutnya, berbagai langkah mitigasi telah disiapkan guna mengantisipasi potensi gangguan. Selain memastikan kondisi jaringan dalam keadaan prima, PLN juga menyiapkan sumber daya manusia yang siaga selama masa operasional debarkasi berlangsung.
“PLN juga menyiapkan personel siaga untuk mengantisipasi segala kemungkinan sehingga pelayanan kepada jemaah haji dapat berjalan tanpa gangguan,” ujar Ajrun Karim.
Sementara itu, Kepala Asrama Haji Padang, Afrizen, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan yang diberikan PLN UID Sumatera Barat. Ia menilai sinergi yang terjalin selama ini menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan pelayanan jemaah haji.
Afrizen menjelaskan bahwa kebutuhan listrik di lingkungan Asrama Haji sangat vital karena berkaitan langsung dengan operasional berbagai layanan, mulai dari penerimaan jemaah, pelayanan kesehatan, sistem informasi, hingga fasilitas pendukung lainnya yang digunakan selama proses debarkasi.
Dengan adanya pemeriksaan langsung dari pimpinan PLN serta kesiapan sistem kelistrikan yang didukung jaringan utama, genset cadangan, dan personel siaga selama 24 jam, diharapkan seluruh proses pemulangan jemaah haji Debarkasi Padang dapat berlangsung aman, lancar, nyaman, dan tanpa kendala berarti.( Yef)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar