Rendang Padang Hangatkan Suasana Penyambutan Jemaah Haji Bengkulu di Debarkasi Padang.

Rendang Padang Hangatkan Suasana Penyambutan Jemaah Haji Bengkulu di Debarkasi Padang.

Redaksi

Padang, SumbarMaju.com – Suasana penuh kehangatan dan kebahagiaan menyelimuti kedatangan jemaah haji asal Provinsi Bengkulu saat transit di Debarkasi Padang. Setelah menempuh perjalanan panjang dari Tanah Suci menuju Indonesia, para jemaah mendapatkan sambutan istimewa berupa sajian rendang Padang asli yang menjadi kebanggaan masyarakat Minangkabau. Momen tersebut berlangsung pada Minggu malam (7/6/2026).

Hidangan khas Minangkabau yang dikenal sebagai salah satu makanan terenak di dunia itu disajikan dalam bentuk kotak (box meal) yang rapi dan praktis. Meski sederhana dalam penyajian, cita rasa rendang tetap menggugah selera dan langsung disambut antusias oleh para jemaah yang baru tiba dari perjalanan panjang.


Suasana ruang makan Debarkasi Padang pun dipenuhi senyum, tawa, dan ungkapan syukur ketika para jemaah mulai menikmati sajian yang telah lama dirindukan setelah lebih dari 40 hari berada di Tanah Suci.

Salah seorang jemaah haji perempuan asal Bengkulu mengungkapkan rasa bahagianya saat menikmati rendang Padang yang disajikan dalam kotak di Debarkasi Padang. Menurutnya, sajian khas Minangkabau tersebut menjadi obat rindu terhadap masakan Indonesia setelah sekian lama berada di Tanah Suci.


"Alhamdulillah, rasanya luar biasa enak. Sudah lama kami tidak menikmati masakan seperti ini. 

Rendangnya empuk, bumbunya terasa sekali. Walaupun disajikan dalam kotak, rasanya tetap istimewa. Begitu makan, rasanya seperti benar-benar sudah sampai di kampung halaman. Ini baru terasa makan," ujarnya sambil tersenyum bahagia.


Di antara para jemaah, salah seorang jemaah haji asal Bengkulu, Hj. Lili Aguspa, turut menyampaikan rasa syukurnya atas seluruh nikmat yang dirasakan selama perjalanan ibadah haji hingga kepulangan ke tanah air.


Ia mengungkapkan bahwa nikmat Allah sangat banyak dan tidak terhitung, sementara manusia memiliki keterbatasan dalam mensyukurinya, termasuk dalam menikmati rezeki yang disediakan.


"Semua nikmat tidak terhitung banyaknya, dan Allah telah membatasi kemampuan perut kita. Sungguh nikmat perjalanan haji ini. Semoga Allah menjadikan haji kami haji yang mabrur," ujarnya penuh haru.


Ia juga menambahkan rasa syukur atas pelayanan yang diterima selama proses kepulangan, termasuk sajian makanan yang diberikan di Debarkasi Padang yang dinilai sangat memuaskan dan penuh perhatian.


Kepala UPT Asrama Haji Padang, H. Afrizen, menyampaikan bahwa pelayanan kepada jemaah haji yang transit di Debarkasi Padang merupakan bentuk komitmen untuk memberikan kenyamanan terbaik setelah perjalanan panjang dari Tanah Suci.


Ia menegaskan bahwa seluruh petugas berupaya maksimal dalam memberikan layanan, mulai dari kesehatan, akomodasi, hingga konsumsi yang layak dan berkualitas bagi para jemaah.


"Kami di Asrama Haji Padang berkomitmen memberikan pelayanan terbaik bagi seluruh jemaah haji yang transit. 

Ini adalah bagian dari tanggung jawab kami untuk memastikan para tamu Allah merasa nyaman, aman, dan terlayani dengan baik setelah perjalanan panjang dari Tanah Suci," ujar H. Afrizen.


Ia juga berharap momen singgah di Debarkasi Padang menjadi pengalaman yang berkesan bagi para jemaah, sekaligus menjadi penutup perjalanan ibadah haji yang penuh berkah.


"Kami ingin memastikan para jemaah pulang dengan kondisi sehat dan hati yang bahagia. Semoga pelayanan ini menjadi bagian dari amal ibadah kita semua," tambahnya.


Bagi para tamu Allah tersebut, rendang bukan sekadar makanan. Hidangan khas Ranah Minang itu menjadi simbol kepulangan ke tanah air, sekaligus pelepas rindu terhadap cita rasa Nusantara yang selama ini hanya menjadi kenangan selama berada di Tanah Suci.


Petugas Debarkasi Padang terus berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada para jemaah haji yang tiba dari Arab Saudi. 


Selain pelayanan kesehatan, akomodasi, dan proses administrasi, penyediaan konsumsi yang berkualitas juga menjadi bagian penting dalam memberikan kenyamanan kepada para jemaah.


Sajian rendang dalam box meal yang disuguhkan mendapat apresiasi tinggi dari para jemaah. Mereka mengaku sangat senang dan merasa dihargai dengan pelayanan yang diberikan selama masa transit sebelum melanjutkan perjalanan menuju daerah masing-masing.


Momen tersebut juga menjadi gambaran keramahan masyarakat Sumatera Barat dalam menyambut para jemaah haji yang baru kembali dari menunaikan rukun Islam kelima. Kehangatan pelayanan dipadukan dengan kelezatan kuliner khas daerah menciptakan kesan mendalam bagi para jemaah.


Di sela-sela menikmati hidangan, para jemaah tampak berbagi cerita tentang pengalaman selama menjalankan ibadah haji. Suasana kekeluargaan begitu terasa, menambah kebahagiaan setelah seluruh rangkaian ibadah berhasil dilaksanakan dengan lancar.


Kepulangan para jemaah haji Bengkulu melalui Debarkasi Padang menjadi bagian dari proses pemulangan jemaah haji Indonesia tahun 2026 yang terus berlangsung. Setiap kloter mendapatkan pelayanan maksimal agar perjalanan pulang berjalan aman, nyaman, dan lancar.


Dengan wajah yang tampak cerah dan penuh rasa syukur, para jemaah melanjutkan perjalanan menuju kampung halaman masing-masing. Mereka tidak hanya membawa kenangan spiritual dari Tanah Suci, tetapi juga kesan manis dari sambutan hangat yang diberikan di Debarkasi Padang.


Rendang Padang yang tersaji dalam kotak (box meal) hari itu menjadi lebih dari sekadar hidangan. Ia menjadi simbol kebersamaan, ungkapan selamat datang kembali ke tanah air, serta wujud pelayanan yang menghadirkan kenyamanan bagi para jemaah haji setelah perjalanan panjang menunaikan ibadah suci.


Semoga seluruh jemaah haji Indonesia, khususnya asal Bengkulu, kembali ke tengah keluarga dalam keadaan sehat, selamat, serta memperoleh predikat haji yang mabrur dan mabrurah. ( Yef)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar