Sumbarmaju.com_Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kabupaten Agam Sumatera Barat, laksanakan kegiatan audiensi dengan Bupati Kabupaten Agam, Benni Warlis, di Rumah Dinasnya pada Senin (22/9/2026).
Kegiatan tersebut membahas kerja sama antara pemerintah daerah dan media, penanganan infrastruktur pascabencana, serta peran pers dalam menyebarluaskan informasi pembangunan di Kabupaten Agam.
Respon dari Pemerintahan atau Bupati Agam menyambut baik kunjungan Media tersebut dan mengapresiasi peran wartawan sebagai mitra strategis pemerintah daerah khusus Kabupaten Agam.
Audiensi itu turut dihadiri Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti,S.STP,M.Sc, dan juga dari dari Pihak Komimfo dan pihak Pembantu Bupati Agam serta
bagian Protokol dan Komunikasi.
Ketua PWI Agam, Mursidi, menyampaikan, bahwa audiensi dengan Bupati Agam untuk mohon mintak Informasi Kegiatan Pemerintahan Daerah agar supaya berjalan dengan baik dan sukses.
Dalam pertemuan tersebut, pengurus PWI juga menyoroti progres penanganan dampak bencana, khususnya pendataan kerusakan jalan dan kejelasan penganggaran penanganannya.
Menanggapi hal itu, Bupati Agam, Benni Warlis, menegaskan bahwa pemerintah daerah melakukan penanganan melalui mekanisme satu pintu agar proses lebih terkoordinasi dan efektif.
“Semua penanganan kita lakukan satu pintu agar lebih efektif, untuk laksanakan jalan yang bermasalah dan Bupati Agam menerima penyampaiannya dengan bsik.
Bupati Agam juga menyebutkan sejumlah titik prioritas penanganan, di antaranya beberapa kawasan dan beberapa jembatan yang terdampak bencana.
Namun, menurutnya, proses penanganan masih menghadapi kendala sosial karena masih ada warga yang belum bersedia direlokasi.
“Kendala di lapangan tidak hanya teknis, tetapi juga ada masyarakat yang belum mau pindah, sehingga proses penanganan membutuhkan pendekatan yang lebih humanis,” katanya.
Kadis Komimfo Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, S.STP,M.Sc, juga menyampaikan, bahwa setiap Opd berkaitan informasi perencanaan dan para wartawan dibantu berupa transfortasi kelapangan.
“Pada tahap awal memang menggunakan skema hak pakai, namun ke depan akan dilakukan penyerahan sertifikat hak milik kepada masyarakat penerima.
Audiensi berlangsung baik dan menjadi ruang komunikasi antara insan pers dan Pemerintah Kabupaten Agam dalam membahas berbagai isu pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.( Syafrianto.S.Sos)

Tidak ada komentar:
Posting Komentar