Sumbarmaju.com_SMKNegeri 2 Lubuk Basung Kabupaten Agam, mengikuti kegiatan rutin bulanan MKKS SMK Kabupaten Agam.
Dan bersama dengan Balai Latihan Kerja Universitas Bung Hatta mengadakan MoU tentang pelatihan Bahasa Asing, kegiatan ini berlangsung di SMKNegeri 1 Tanjung Raya pada hari Rabu 9 September 2026.
Kerja sama pelatihan bahasa asing tersebut dilakukan melalui penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) antara Balai Latihan Kerja Khusus (BLKK) Universitas Bung Hatta.
Dan 11 SMK Negeri di Kabupaten Agam yang disaksikan oleh Ketua MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) Kabupaten Agam pada September 2026.
Pelatihan Penguasaan bahasa asing, khususnya Bahasa Jepang, untuk meningkatkan daya saing dan kesiapan siswa memasuki dunia kerja global.
Sekolah Terlibat, 11 SMK Negeri di Kabupaten Agam, yaitu SMKN 1 Tanjung Raya, SMKN 1 Baso, SMKN 2 Lubuk Basung, SMKN 1 Tilatang Kamang.
SMKN 1 Ampek Nagari, SMKN 1 Palembayan, SMKN 1 Lubuk Basung, SMKN 1 Matur, SMKN 1 Ampek Angkek, SMKN 1 Malalak, dan SMKN 1 Tanjung Mutiara.
Tujuan untuk mendukung mutu pendidikan vokasi serta pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG) terkait pendidikan berkualitas dan pekerjaan layak.
Balai Latihan Kerja Khusus (BLKK) Universitas Bung Hatta memperkuat kerja sama dengan satuan pendidikan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) dengan 11 SMK Negeri se-Kabupaten Agam yang dilaksanakan di SMK Negeri 1 Tanjung Raya, Kabupaten Agam pada 9 September 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Kepala Divisi Layanan Bahasa Asing dan Latihan Kerja Universitas Bung Hatta yang menaungi BLKK Universitas Bung Hatta, Febian Mawardi, S.S., Kepala SMK Negeri 1 Tanjung Raya Zedri Formen, S.Ag., M.Pd., serta Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) Kabupaten Agam, Nasliar.
Kepala Divisi Layanan Bahasa Asing dan Latihan Kerja Universitas Bung Hatta yang menaungi BLKK Universitas Bung Hatta, Febian Mawardi, S.S.
Menyampaikan kerja sama tersebut menjadi langkah strategis dalam memperluas akses pelatihan berbasis kompetensi bagi siswa SMK.
"Melalui program Bahasa Jepang, peserta didik diharapkan tidak hanya memperoleh kemampuan komunikasi dasar, tetapi juga memiliki bekal tambahan yang dapat mendukung kesiapan memasuki dunia kerja, melanjutkan pendidikan, maupun mengikuti peluang mobilitas kerja internasional," imbuhnya.
Febian Mawardi menyampaikan kolaborasi antara BLKK Universitas Bung Hatta dan satuan pendidikan merupakan bagian dari upaya menghadirkan program pelatihan yang lebih dekat dengan kebutuhan peserta didik dan dunia kerja.
Sinergi dengan SMK juga diharapkan dapat memperkuat keterhubungan antara pendidikan vokasi, pelatihan keterampilan, dan kebutuhan industri.
“Kerja sama ini merupakan bentuk komitmen bersama untuk meningkatkan kompetensi siswa SMK.
Bahasa Jepang menjadi salah satu kompetensi tambahan yang memiliki relevansi dengan kebutuhan dunia kerja dan peluang pengembangan karier peserta didik,” ujar Febian.
Sementara itu, Kepala SMK Negeri Lubuk Basung Kabupaten Agam Elson menyambut baik pelaksanaan kerja sama tersebut. Ujarnya.
Kolaborasi dengan BLKK Universitas Bung Hatta memberikan peluang bagi sekolah untuk memperluas program pengembangan kompetensi siswa melalui pelatihan yang terarah dan sesuai dengan kebutuhan masa depan.( Syafrianto.S.Sos)






Tidak ada komentar:
Posting Komentar