Solidaritas Mengalir ke Arosuka, SMSI Bukittinggi dan MAN 1 Bawa Bantuan untuk Korban Galodo

Solidaritas Mengalir ke Arosuka, SMSI Bukittinggi dan MAN 1 Bawa Bantuan untuk Korban Galodo

Redaksi


Sumbarmaju. Com, Arosuka, Kab. Solok – Di tengah perjuangan masyarakat Kabupaten Solok bangkit dari bencana galodo, kepedulian terus berdatangan dari berbagai penjuru. Rabu (07/10/2026), Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Kota Bukittinggi bersama MAN 1 Kota Bukittinggi datang langsung membawa bantuan bagi masyarakat terdampak galodo Arosuka.

Kehadiran rombongan bukan sekadar menyerahkan bantuan, tetapi juga menjadi pesan bahwa masyarakat terdampak bencana tidak berjuang sendirian. Solidaritas dari berbagai daerah terus mengalir untuk membantu meringankan beban warga yang terdampak.


Ketua SMSI Kota Bukittinggi periode 2026–2031, Roni Novendra, S.Sos., menyampaikan bahwa bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian SMSI bersama para pihak yang ikut berempati terhadap kondisi masyarakat Kabupaten Solok.

Menurutnya, dalam situasi bencana, kepedulian dan kebersamaan menjadi kekuatan penting untuk membantu masyarakat melewati masa sulit.


Hal senada disampaikan Kepala MAN 1 Kota Bukittinggi, Zulfadhli Alfa, S.P. Ia menyebut bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian keluarga besar madrasah kepada masyarakat yang terdampak bencana.


Sementara itu, Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Kabupaten Solok, Khairul, S.Sos., menyampaikan apresiasi atas kepedulian SMSI Kota Bukittinggi, SMSI Kabupaten Solok, dan MAN 1 Kota Bukittinggi.


“Terima kasih atas bantuan dan kepedulian yang diberikan. Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang terdampak bencana,” ujarnya.

Menariknya, setelah menyerahkan bantuan, rombongan SMSI Kota Bukittinggi bersama SMSI Kabupaten Solok tidak langsung meninggalkan Arosuka. Mereka melanjutkan silaturahmi dengan bertemu langsung dengan Wakil Bupati Solok, H. Candra, S.H.I., di kediamannya.


Pertemuan tersebut menjadi bagian dari rangkaian kepedulian sekaligus memperkuat silaturahmi antara insan pers dan pemerintah daerah dalam suasana pascabencana.


Kehadiran SMSI Bukittinggi dan MAN 1 Kota Bukittinggi menambah panjang daftar kepedulian terhadap korban galodo Arosuka. Di tengah puing dan lumpur yang masih menjadi bagian dari kehidupan masyarakat, solidaritas terus bergerak—membawa bantuan, harapan, dan semangat untuk bangkit kembali. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar