Solok. SumbarMaju.com – Kementerian Agama Kabupaten Solok turut menghadiri dan mendukung pelaksanaan Semarak 1 Muharam 1448 Hijriah yang digelar di Nagari Tanjung Alai, Kecamatan X Koto Singkarak. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam menyambut Tahun Baru Islam sekaligus memperkuat ukhuwah Islamiyah, solidaritas, kolaborasi, serta profesionalisme guru Pendidikan Agama Islam (PAI). Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan yang berlangsung meriah tersebut dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok H. Dedi Wandra, Kepala Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Solok H. Elafki, S.Pd., M.Pd., yang didampingi Kepala Bidang Pemuda dan Olahraga (Pora) Fauzan, S.Pd., Pengawas PAI Dance Yanriza, S.Ag., M.Si., Ketua DPD AGPAII Kabupaten Solok Bukhari, M.A., Wali Nagari Tanjung Alai Yurdam, S.E., Kepala KUA X Koto Singkarak H. Masrul Tanjung S. Agserta guru Pendidikan Agama Islam se-Kabupaten Solok, tokoh agama, tokoh masyarakat, dan masyarakat setempat.
Kehadiran unsur Kementerian Agama, Disdikpora, AGPAII, pemerintah nagari, dan para pendidik tersebut menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung syiar Islam serta penguatan peran Guru PAI dalam pembinaan karakter generasi muda.
Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Solok, H. Dedi Wandra, menyampaikan bahwa Guru Pendidikan Agama Islam memiliki posisi strategis dalam dunia pendidikan karena merupakan hasil sinergi antara Pemerintah Daerah dan Kementerian Agama.
“Guru PAI diangkat oleh Pemerintah Daerah, dibina dan dibesarkan oleh Kementerian Agama. Hari ini kita melihat Guru PAI tampil dan mampu menunjukkan eksistensinya melalui berbagai kegiatan positif.
Karena itu, teruslah berkarya di tempat tugas masing-masing, kembangkan dan tumbuhkan gerakan syiar Islam di tengah masyarakat,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa pendidikan agama harus mampu membentuk keseimbangan antara ilmu pengetahuan dan akhlak peserta didik.
“Anak-anak yang kita didik harus dibina dengan baik. Dadanya kita isi dengan agama, otaknya kita isi dengan ilmu pengetahuan.
Mereka harus memiliki akhlak yang baik, karakter yang kuat, serta kecerdasan yang memadai untuk menghadapi tantangan zaman,” lanjutnya.
Lebih jauh, ia mengajak seluruh pendidik dan orang tua untuk memperkuat perlindungan terhadap generasi muda dari berbagai pengaruh negatif.
“Marilah kita bentengi anak-anak kita dari pengaruh LGBT, tawuran, narkoba, judi online, dan berbagai perilaku yang dapat merusak masa depan mereka. Mari kita rawat, didik, dan bina anak-anak kita agar menjadi generasi yang beriman, berilmu, berakhlak mulia, serta mampu membawa kemajuan bagi bangsa dan daerah,” tegas H. Dedi Wandra.
Menurutnya, kegiatan Semarak 1 Muharam yang melibatkan berbagai unsur masyarakat menunjukkan kuatnya sinergi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam menumbuhkan syiar Islam di Kabupaten Solok. Ia juga berharap kegiatan ini tidak berhenti hanya pada tahun ini, tetapi menjadi agenda rutin tahunan oleh guru Pendidikan Agama Islam yang tergabung dalam organisasi AGPAII.
Sementara itu, Ketua DPD AGPAII Kabupaten Solok, Bukhari, M.A., menyampaikan apresiasi atas dukungan seluruh pihak yang telah berkontribusi menyukseskan kegiatan tersebut. Ia berharap Semarak 1 Muharam dapat menjadi wadah mempererat silaturahmi sekaligus memperkuat profesionalisme guru PAI dalam membina karakter peserta didik.
Berbagai rangkaian kegiatan turut memeriahkan acara, di antaranya lomba Puisi Islam dan Qasidah yang diikuti peserta dari berbagai sekolah.
Kegiatan ini menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, serta penguatan nilai-nilai keislaman bagi generasi muda.
Melalui Semarak 1 Muharam 1448 Hijriah ini, diharapkan terjalin kerja sama yang semakin erat antara Kementerian Agama, AGPAII, Disdikpora Kabupaten Solok, pemerintah daerah, lembaga pendidikan, dan masyarakat dalam membangun kehidupan yang religius, harmonis, dan berkemajuan di Kabupaten Solok.( Yef)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar