Jalan Rawang Diperjuangkan Masuk Inpres 2027, Akses Strategis Solok–Sawahlunto Segera Dibenahi

Jalan Rawang Diperjuangkan Masuk Inpres 2027, Akses Strategis Solok–Sawahlunto Segera Dibenahi

Redaksi

Sumbarmaju. Com, Sulit Air, Kab. Solok — Harapan perbaikan Jalan Rawang, Nagari Sulit Air, Kecamatan X Koto Diatas, Kabupaten Solok, kembali menyala. Ruas jalan yang menjadi urat nadi penghubung Kabupaten Solok dan Kota Sawahlunto itu ditinjau langsung Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade bersama Bupati Solok Dr. (HC) Jon Firman Pandu, SH, Jumat (18/9/2026).

Bukan sekadar melihat kondisi jalan, kunjungan tersebut membawa harapan baru bagi masyarakat. Andre Rosiade menyatakan akan memperjuangkan pembangunan Jalan Rawang melalui Instruksi Presiden (Inpres) Jalan Daerah tahun 2027.


“Kita akan perjuangkan Jalan Rawang ini melalui Inpres Jalan Daerah untuk tahun 2027. Mudah-mudahan nantinya pembangunan jalan ini dapat terealisasi sehingga memberikan manfaat bagi masyarakat,” ujar Andre.


Jalan Rawang memiliki posisi strategis. Selain menjadi akses masyarakat Nagari Sulit Air, ruas tersebut merupakan salah satu jalur yang menghubungkan Kabupaten Solok dengan Kota Sawahlunto. Kondisi jalan yang lebih baik nantinya diharapkan mampu memperlancar pergerakan masyarakat sekaligus distribusi barang dan jasa antarwilayah.


Bupati Solok Jon Firman Pandu menyambut positif komitmen tersebut. Ia menilai pembangunan Jalan Rawang menjadi kebutuhan penting untuk memperkuat konektivitas sekaligus mendukung aktivitas perekonomian masyarakat.


“Pemerintah Kabupaten Solok tentu sangat mendukung dan mengapresiasi perhatian terhadap pembangunan Jalan Rawang ini. Kita berharap perjuangan melalui Inpres Jalan Daerah tahun 2027 dapat terealisasi, sehingga akses masyarakat semakin baik dan konektivitas antarwilayah semakin lancar,” ujar Bupati.


Jika perjuangan tersebut membuahkan hasil, pembangunan Jalan Rawang bukan hanya berbicara soal perbaikan badan jalan. Lebih jauh, akses ini diharapkan menjadi penggerak mobilitas, distribusi dan aktivitas ekonomi masyarakat di dua wilayah. (A.R)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar