36 Ton Beras dan 8.000 Bibit Lele Digelontorkan, Koto Sani Perkuat Ketahanan Pangan
Sumbarmaju. Com, Koto Sani, Kab. Solok- Pemerintah Kabupaten Solok terus memperkuat ketahanan pangan masyarakat, tidak hanya melalui bantuan pangan, tetapi juga dengan mendorong pengembangan sumber pangan lokal.
Sebanyak 36 ton beras Cadangan Pangan Pemerintah (CPP) disalurkan kepada 1.213 kepala keluarga di Nagari Koto Sani, Kecamatan X Koto Singkarak, Kamis (17/9/2026).
Ketua TP Posyandu Kabupaten Solok, Ny. Nia Jon Firman Pandu, hadir bersama Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok Ir. Syoufitri, Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto, Ketua TP PKK Nagari Koto Sani serta para orang tua penerima manfaat.
Selain beras, sebanyak 46 balita juga mendapat masing-masing satu kilogram kacang hijau atau kacang padi sebagai dukungan terhadap pemenuhan gizi anak.
Nia mengatakan pemenuhan gizi balita membutuhkan perhatian bersama, terutama dari orang tua dalam menyediakan makanan sehat di rumah.
“Untuk memasak makanan bagi balita, sebaiknya dilakukan secara alami saja. Jangan terlalu banyak menggunakan bahan penyedap atau makanan dan minuman yang tidak baik bagi kesehatan anak,” ujarnya.
Usai penyaluran bantuan beras, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan 8.000 ekor bibit lele kepada kelompok perikanan di Jorong Padang Balimbiang. Nia Jon Firman Pandu bahkan turun langsung menebarkan bibit lele ke kolam pembesaran sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan pangan berbasis masyarakat.
Kepala Dinas Perikanan dan Pangan Kabupaten Solok, Ir. Syoufitri, berharap bibit tersebut dapat dikembangkan secara berkelanjutan.
“Bibit lele yang kita salurkan sekitar 8.000 ekor. Kita berharap ini dapat memperkuat cadangan pangan Kabupaten Solok dan juga mendukung ketahanan pangan Sumatera Barat,” kata Syoufitri.
Wali Nagari Koto Sani Erinal Dianto mengapresiasi perhatian Pemkab Solok. Menurutnya, bantuan beras membantu kebutuhan masyarakat, sementara budidaya lele membuka peluang penguatan sumber pangan lokal.
Bantuan beras menopang kebutuhan hari ini, sementara ribuan bibit lele disiapkan untuk membangun kemandirian pangan masyarakat Koto Sani. (A.R)


Tidak ada komentar:
Posting Komentar